Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Presiden Prabowo Bakal Masukkan Bahasa Portugis ke Kurikulum Sekolah

Nurista Purnamasari • Jumat, 24 Oktober 2025 | 01:48 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di ruang kerja Presiden Prabowo, Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di ruang kerja Presiden Prabowo, Istana Merdeka, Jakarta.

RADAR SURABAYA - Langkah strategis diambil Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Brasil. Dalam pertemuan resmi dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10), Prabowo mengumumkan bahwa bahasa Portugis akan dimasukkan sebagai salah satu mata pelajaran prioritas di sekolah-sekolah Indonesia.

Keputusan ini menjadi simbol pengakuan terhadap pentingnya kerja sama lintas budaya dan pendidikan antara kedua negara.

Dalam sesi pertemuan bilateral dan makan siang kenegaraan, Prabowo menyampaikan bahwa Brasil merupakan mitra penting bagi Indonesia, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sains.

“Saya yakin bahwa dalam waktu yang akan datang kita akan menghasilkan capaian lebih baik. Sebagai bukti bahwa kami memandang Brasil sangat penting, saya telah memutuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa disiplin pendidikan Indonesia,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa arahan akan segera diberikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi dan Saintek Brian Yuliarto serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Ini bukti bahwa kami memandang hubungan Brasil dan Indonesia sangat besar,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Lula da Silva menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kerja sama antara kedua negara dapat menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Saya berharap bahwa dalam kunjungan ke Indonesia ini, dan selama pertemuan kita, kita dapat menjamin keuntungan politik, ekonomi, sosial, sains bagi rakyat Indonesia dan bagi rakyat Brasil,” kata Lula.

Keputusan Presiden Prabowo untuk memasukkan bahasa Portugis ke dalam kurikulum pendidikan Indonesia menandai babak baru dalam hubungan bilateral RI-Brasil.

Selain memperkuat diplomasi budaya, kebijakan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, ekonomi, dan teknologi.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam membangun kemitraan global yang saling menguntungkan.

Publik kini menanti implementasi nyata dari kebijakan tersebut di sekolah-sekolah, sebagai wujud konkret diplomasi pendidikan yang progresif. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bahasa Portugis #Prabowo Subianto #Luiz Inacio Lula da Silva #bilateral #presiden brazil