Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

LaNyalla Minta Presiden Prabowo Perhatikan Semua Cabor Bela Diri Demi Pertahanan Semesta

Rahmat Adhy Kurniawan • Rabu, 17 September 2025 | 01:29 WIB
Ketua Umum PB Muaythai Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Ketua Umum PB Muaythai Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

RADAR SURABAYA – Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) sekaligus anggota DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus kepada seluruh cabang olahraga bela diri di Indonesia.

Menurutnya, bela diri bukan sekadar olahraga prestasi, tetapi juga bagian penting dari kepentingan pertahanan semesta.

Hal tersebut disampaikan LaNyalla saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2025 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (16/9/2025). Ajang ini diikuti 250 atlet putra dan putri dari 15 provinsi.

Bela Diri sebagai Aset Pertahanan Semesta

LaNyalla menegaskan, Indonesia memiliki sumber daya manusia dengan keahlian bela diri yang dapat dikonversi menjadi aset bela negara.

“Saya meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberi perhatian khusus kepada semua cabang olahraga bela diri di Indonesia.

Baik itu pencak silat, karate, taekwondo, judo, tinju, gulat, maupun Muaythai,” tegasnya.

Menurutnya, cabang bela diri memiliki peran strategis bukan hanya untuk prestasi olahraga, tetapi juga untuk mendukung kekuatan nasional dalam kerangka pertahanan semesta.

LaNyalla Tegaskan PBMI Bernaung di Bawah KONI

Dalam kesempatan itu, LaNyalla mengingatkan seluruh pengurus provinsi Muaythai agar tetap tegak lurus kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai induk organisasi cabang olahraga prestasi di Indonesia.

“PB Muaythai Indonesia meminta pengurus dan atlet Muaythai di Indonesia untuk tegak lurus berada dalam naungan KONI sebagai pembina cabang olahraga prestasi. Karena PB Muaythai Indonesia berorientasi pada olahraga prestasi,” jelasnya.

Kritik terhadap ASMUTRI yang Berinduk ke KORMI

LaNyalla juga menyinggung keberadaan Asosiasi Muaythai Tradisional Indonesia (ASMUTRI) yang berinduk kepada Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Ia menilai, ASMUTRI tidak bisa mengadakan kompetisi resmi karena bukan cabang olahraga prestasi.

“Mereka bukan cabang olahraga prestasi. Karena itu, tidak boleh mengadakan turnamen atau mengikuti event resmi, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Saya mengingatkan pengurus provinsi dan kabupaten/kota untuk tidak terlibat dalam ASMUTRI,” tegasnya.

LaNyalla yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu menambahkan, perlu dilakukan restrukturisasi kepengurusan di PBMI maupun tingkat daerah apabila ada yang terlibat dalam ASMUTRI.

“Sehingga kita tetap konsisten berada di jalur cabang olahraga prestasi, bukan olahraga rekreasi,” pungkasnya.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#koni #AA LaNyalla Mahmud Mattalitti #Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia #presiden prabowo subianto #PBMI #KORMI