Jakarta - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen GTKPG) Kemendikdasmen resmi meluncurkan Program Beasiswa Pelatihan Teknis Non-Gelar bagi guru dan dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG). Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Pelatihan difokuskan pada dua bidang utama, yakni integrasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi dengan Kecerdasan Buatan (AI) serta Layanan Konseling Sekolah. Keduanya dipilih guna membekali pendidik dengan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan zaman dan perkembangan peserta didik.
Menurut pernyataan Ditjen GTKPG, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru dan dosen, sekaligus strategi memperkuat sistem pendidikan nasional. Diharapkan, para pendidik mampu mengadopsi pendekatan pembelajaran inovatif berbasis teknologi sekaligus memberikan layanan konseling yang efektif.
"Pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat kemampuan praktis para pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi peserta didik masa kini," jelas perwakilan Ditjen GTKPG.
Pendaftaran program telah dibuka dengan target menjangkau sebanyak mungkin guru dan dosen PPG di seluruh Indonesia.
Program ini diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap mutu pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.
Melalui inisiatif ini, Ditjen GTKPG menegaskan komitmennya mendorong transformasi pendidikan yang adaptif, humanis, dan berbasis teknologi, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan tuntutan global. (wfq/ris/fir)
Editor : M Firman Syah