RADAR SURABAYA — Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persib Bandung pada laga pekan ke-5 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9) sore.
Gol tunggal Persib dicetak Uilliam Barros Pereira pada awal babak kedua setelah memanfaatkan umpan matang Berguinho. Meski tertinggal, Persebaya tampil menekan hingga menit akhir.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mengakui hasil tersebut mengecewakan. Namun, ia tetap memberikan apresiasi atas semangat juang tim asuhannya.
“Walaupun hasilnya tentu mengecewakan karena seharusnya kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik, saya tetap mengapresiasi semangat tim untuk terus berjuang sampai menit akhir,” kata Eduardo dalam konferensi pers usai pertandingan dikutip dari ileague.id.
Babak Pertama Milik Persib, Babak Kedua untuk Persebaya
Eduardo menilai laga berlangsung dengan intensitas tinggi dan berjalan seimbang.
“Pertandingan ini punya perbedaan di babak pertama dan kedua. Saya melihat babak pertama menjadi milik Persib, sedangkan babak kedua lebih dikuasai Persebaya,” ujarnya.
Hujan deras yang mengguyur stadion sempat membuat lapangan tergenang dan mengganggu jalannya pertandingan. Eduardo menyebut kondisi itu cukup memengaruhi ritme permainan timnya.
“Ketika hujan deras dan laga dijeda, kami kembali membicarakan rencana kedua. Jika harus main di lapangan tergenang, kami harus bagaimana. Tapi akhirnya laga ditunda dan kami tetap pada rencana awal,” ucapnya.
Persebaya Kehilangan Rivera
Dalam laga ini, Persebaya juga harus kehilangan Francisco Rivera yang diganjar kartu merah. Meski begitu, Eduardo menegaskan bahwa timnya memiliki kedalaman skuat.
“Untuk kartu merah Rivera, kami punya 27 pemain. Jadi, kami akan melihat siapa yang terbaik untuk tampil di laga berikutnya,” tegas pelatih asal Spanyol itu.
Fokus ke Laga Selanjutnya
Setelah kalah dari Persib, Persebaya akan segera bersiap menghadapi Semen Padang FC pada pekan keenam.
“Kami punya waktu satu minggu untuk pertandingan selanjutnya dan akan melakukan yang terbaik,” pungkas Eduardo.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan