Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Corn Moon dan Gerhana Bulan Total Picu Banjir Rob di NTB, BMKG Keluarkan Peringatan

Muhammad Firman Syah • Senin, 8 September 2025 | 17:14 WIB
Fenomena corn moon dan gerhana bulan total berpotensi picu banjir rob di pesisir NTB, BMKG imbau warga Lombok dan Bima waspada.
Fenomena corn moon dan gerhana bulan total berpotensi picu banjir rob di pesisir NTB, BMKG imbau warga Lombok dan Bima waspada.

Mataram – Fenomena purnama jagung atau corn moon yang bertepatan dengan gerhana bulan total diperkirakan memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Mataram mengeluarkan peringatan dini untuk masyarakat di pesisir Lombok dan Bima pada 7–13 September 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, menjelaskan bahwa pasang laut maksimum dipengaruhi gravitasi bulan dan matahari.

"Masyarakat diimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang laut maksimum," ujarnya, Minggu (7/9).

BMKG memprakirakan perairan Lembar (Lombok Barat) berpotensi dilanda gelombang setinggi 4–6 meter dengan pasang maksimum lebih dari 1,8 meter pada pukul 01.00–12.00 WITA. Sementara perairan Sape (Kabupaten Bima) diperkirakan mengalami gelombang 1,25–2,5 meter dengan pasang maksimum lebih dari 1,9 meter pada pukul 01.00–14.00 WITA. Angin di kedua wilayah bertiup dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan 5–20 knot.

Sejumlah wilayah pesisir yang berisiko terdampak di Pulau Lombok meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok. Di Pulau Sumbawa, meliputi Sumbawa, Labuhan Badas, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

Fenomena corn moon pada September 2025 bertepatan dengan akhir musim panas hingga awal musim gugur yang dikenal sebagai masa panen jagung di Amerika Utara. Kali ini, purnama disertai gerhana bulan total yang dapat diamati di Afrika, Eropa, Asia, dan Australia.

Di Mataram, fase gerhana dimulai dengan penumbra pada pukul 23.28 WITA (7/9), gerhana sebagian pukul 00.27 WITA, gerhana penuh pukul 01.30 WITA, mencapai puncak pada pukul 02.11 WITA, dan berakhir pukul 02.52 WITA (8/9). (nad/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#BMKG #ntb #Corn Moon #gerhana bulan #cuaca