Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) Herindra, memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9) siang. Pertemuan berlangsung di tengah sorotan publik terkait stabilitas nasional pasca gelombang demonstrasi yang menelan korban jiwa.
Herindra tiba di Kompleks Istana Kepresidenan pukul 13.05 WIB dengan mengenakan batik cokelat. Kepada awak media, ia menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan menyampaikan laporan intelijen langsung kepada Presiden.
"Saya dipanggil Presiden. Ada informasi yang perlu saya sampaikan langsung," ujarnya singkat.
Meski enggan merinci isi laporan, Herindra memastikan situasi keamanan nasional tetap terkendali.
"Insya Allah aman. Pokoknya saya akan menyampaikan informasi ke Presiden," tambahnya.
Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Minggu (31/8), Presiden Prabowo menginstruksikan Kepala BIN untuk terus memantau perkembangan lapangan dan segera melaporkan apabila terjadi eskalasi.
Instruksi itu disampaikan setelah rangkaian demonstrasi pada (25/8) hingga (31/8) menewaskan 10 orang di berbagai kota. Saat ini, pemerintah bersama DPR intensif berdialog dengan perwakilan masyarakat guna meredakan ketegangan sekaligus merumuskan langkah pemulihan. (man/ris/fir)
Editor : M Firman Syah