RADAR SURABAYA – Sebanyak 1.500 lebih peserta berpartisipasi dalam Kejuaraan Bulutangkis Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Cup Jawa Timur 2025.
Kejuaraan yang mempertandingkan 27 kategori itu dibuka Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat di GOR Bulutangkis Soedirman, Surabaya, Senin (1/9).
Taufik mengatakan, bulutangkis memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia.
“Dari bulutangkis, Indonesia bisa mendunia,” kata peraih medali emas tunggal putra Olimpiade 2004 itu.
Taufik menjelaskan, tradisi emas bulutangkis di Kejuaraan Dunia dan Olimpiade tidak datang begitu saja.
Prestasi itu lahir dari proses panjang pembinaan, kerja keras, disiplin, dan dukungan seluruh elemen bangsa.
"Penyelenggaraan Piala Kajati Jawa Timur 2025 ini sangatlah penting. Turnamen ini bukan sekadar perebutan gelar juara, melainkan juga sarana pencarian dan pembinaan bibit muda yang kelak akan meneruskan estafet kejayaan bulutangkis Indonesia," jelas Taufik.
Ia mengungkapkan, bulutangkis telah memberikan banyak alasan untuk bangga sebagai bangsa Indonesia.
“Oleh karena itu, mari kita jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk memperkuat tekad, memperkokoh sinergi, dan membangun optimisme bahwa kejayaan bulutangkis
Indonesia tidak hanya mampu kita jaga, tetapi juga kita tingkatkan ke level yang lebih tinggi di masa depan," pungkasnya.
Pembukaan kejuaraan yang memperebutkan total hadiah Rp 300 juta ini ditandai dengan pemukulan shuttlecock bersama-sama oleh Wamenpora Taufik, Kajati Jatim Kuntadi, Ketua PBSI Jatim Tonny Wahyudi, dan Wakil Ketua Umum III PB PBSI Armand Darmadji.
"Terima kasih atas kehadirannya Pak Wamenpora. Kejuaraan bulutangkis ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan olahraga bulutangkis di Jatim, agar atlet muda kita ini mendapatkan pengalaman sehingga kita harap dari kejuaraan ini lahir Taufik Hidayat-Taufik Hidayat muda yang akan melanjutkan prestasi ke jenjang dunia," ujar Kajati Jatim Kuntadi.
Kuntadi mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bentuk komitmen institusinya dalam mendukung pembinaan olahraga bulutangkis.
Ia berharap, melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama bangsa, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Wamenpora Taufik Hidayat.
"Ini adalah salah satu komitmen kejaksaan khususnya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, untuk membina dan mensupport olahraga bulutangkis supaya kedepan atlet muda mendapatkan pengalaman ajang berlatih dan bertanding sehingga kita harap melalui event ini melahirkan Taufik Hidayat muda yang akan meneruskan prestasi-prestasi tingkat dunia," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi PBSI Jawa Timur, Toni Wahyudi mengapresiasi Kejati Jawa Timur yang secara konsisten menyelenggarakan kejuaraan bulutangkis.
Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai momentum awal pengumpulan poin peringkat nasional, khususnya bagi atlet-atlet asal Jawa Timur.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Wamenpora dan Kejati. Kita punya target atlet Jatim supaya semua naik podium. Karena ini akan menjadi rangking poin nasional pertama di Indonesia. Atlet harus memanfaatkan momen baik ini," kata Toni Wahyudi.
Kajati Cup Jawa Timur 2025 digelar di tiga arena utama di Surabaya yaitu di GOR Soedirman (venue utama), GOR Suryanaga dan juga GOR MERR, dilaksanakan pada 1 hingga 7 September 2025.
Ada 27 kategori pertandingan yang dipertandingkan, yakni dari tingkat usia dini, anak-anak, pemula, remaja, taruna, hingga veteran. Kemudian di nomor tunggal, ganda, dan ganda campuran. (ara/opi)
Tag