Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

365 Siswa di Sragen Keracunan Makan Bergizi Gratis, Insiden Terbesar Sejak Januari 2025

Lambertus Hurek • Jumat, 15 Agustus 2025 | 23:19 WIB
Seorang siswi menikmati makan bergizi gratis di Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Seorang siswi menikmati makan bergizi gratis di Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban. Sedikitnya 365 siswa di Sragen, Jawa Tengah, mengalami gejala keracunan usai menyantap makan siang yang dibagikan di sekolah. Kasus ini menjadi insiden terbesar sejak program andalan Presiden Prabowo Subianto itu diluncurkan Januari lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Sragen, Sigit Pamungkas, mengatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan. “Biaya perawatan akan ditanggung pemerintah jika diperlukan,” ujarnya.

Salah satu korban, Wizdan Ridho Abimanyu, siswa kelas IX SMPN 1 Gemolong, mengaku merasakan sakit perut hebat saat tengah malam. Ia juga mengalami sakit kepala dan diare. Dugaan keracunan menguat setelah ia melihat unggahan teman-temannya di media sosial yang mengalami keluhan serupa.

Menu makan siang yang diduga menjadi sumber keracunan terdiri dari nasi kuning, telur iris, tempe goreng, salad timun dan selada, potongan apel, serta susu kotak. Semua makanan dimasak di dapur pusat lalu dikirim ke sejumlah sekolah.

Pemerintah Kabupaten Sragen memutuskan menghentikan sementara distribusi makanan dari dapur tersebut sampai hasil uji laboratorium keluar. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyebut pihaknya sudah meningkatkan standar operasional dapur dan distribusi makanan pasca beberapa insiden keracunan sebelumnya.

Program MBG kini telah menjangkau lebih dari 15 juta penerima di seluruh Indonesia, dengan target 83 juta penerima pada akhir tahun. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp171 triliun pada 2025.

Pada Mei lalu, kasus serupa terjadi di Jawa Barat, menimpa lebih dari 200 siswa. Hasil uji laboratorium menemukan makanan terkontaminasi bakteri Salmonella dan E. coli. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#keracunan mbg #Mbg #keracunan MBG sragen #siswa keracunan #Makan Bergizi Gratis