Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya mengajak warga untuk mengikuti upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus di Balai Kota. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan momen ini tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga menjadi ajang untuk merenungkan makna kemerdekaan.
"Kami akan menyemarakkan peringatan ini bukan hanya sebagai sebuah seremoni. Kami juga untuk memaknai kemerdekaan itu sendiri," ujarnya, Selasa (5/8).
Rangkaian kegiatan perayaan HUT RI di Surabaya akan mencakup perlombaan hingga pertunjukan sejarah. Pemkot berharap partisipasi warga dapat meningkatkan semangat kebangsaan di seluruh lapisan masyarakat.
Eri mengatakan upacara bendera akan dilengkapi pertunjukan teatrikal sejarah kemerdekaan.
"Insya Allah, warga akan kami undang untuk menjadi bagian dari upacara dan menyaksikan pertunjukan sejarah kemerdekaan Indonesia," katanya.
Wali kota juga mengajak warga menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai ajang refleksi. Menurutnya, perjuangan belum selesai selama masih ada kemiskinan, stunting, dan anak putus sekolah di Surabaya.
"Kalau masih ada anak Surabaya yang tidak bisa sekolah, masih ada keluarga yang hidup dalam kemiskinan, maka kita belum sepenuhnya merdeka," tegasnya.
Eri optimistis semangat kebersamaan akan membuat Surabaya mampu menghadapi tantangan dan berkembang menjadi kota yang lebih inklusif serta sejahtera.
"Ini saatnya kita bergandengan tangan, merebut kemerdekaan yang sesungguhnya. Bukan dengan saling menyalahkan, tapi dengan saling menguatkan dan menyelesaikan persoalan kota bersama-sama," ujarnya. (bil/gab/fir)