Ponorogo – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendorong partisipasi masyarakat luas dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat (SR), sebuah inisiatif pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Seruan ini disampaikannya saat meninjau langsung Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 di Kabupaten Ponorogo, Senin (4/8).
Dalam kunjungan tersebut, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mendapat sambutan antusias dari siswa, orang tua, dan tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang adil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Ayo kita perkuat kolaborasi dan bekerja bersama demi menyukseskan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo," ucapnya.
Menurut Gus Ipul, hingga awal Agustus 2025, sebanyak 66 titik Sekolah Rakyat telah diresmikan. Dari jumlah tersebut, 63 titik diresmikan secara serentak pada 14 Juli, dan tiga titik tambahan menyusul pada 1 Agustus, termasuk di Kabupaten Ponorogo.
"Sebanyak 63 titik Sekolah Rakyat diresmikan pada (14/7), lalu menyusul 3 titik lainnya pada (1/8), salah satunya berada di Ponorogo," jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan Sekolah Rakyat masih akan terus berlanjut. Lima titik baru dijadwalkan diresmikan pada 5 Agustus, disusul 29 titik lainnya pada 15 Agustus. Dengan demikian, diperkirakan sebanyak 100 Sekolah Rakyat akan aktif hingga pertengahan bulan, dan ditargetkan mencapai 159 unit hingga akhir tahun 2025.
"Artinya, hingga bulan Agustus ini akan ada 100 Sekolah Rakyat yang sudah berjalan," pungkasnya. (dta/gab/fir)
Editor : M Firman Syah