RADAR SURABAYA – Komplotan pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) kembali beraksi. Kali ini mereka menyasar ATM milik sebuah bank pemerintah di Desa Purwadadi Barat, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang. Aksi mereka berhasil diendus aparat. Lima pelaku berhasil diringkus.
Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu mengatakan, kelima pelaku masing-masing berinisial AS (46), warga Bandung Barat; AK (41), asal Jakarta Utara; SR (47), warga Subang; serta MIY (36) dan SIS (35), yang tercatat sebagai warga Jawa Tengah.
"Mereka ditangkap pada Minggu dini hari, sesaat setelah melakukan aksinya," ujar Ariek.
Saat hendak ditangkap, dua pelaku mencoba melawan. Polisi pun mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki kiri kedua pelaku tersebut.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mesin las, tabung oksigen 50 kilogram, tabung elpiji tiga kilogram, dan satu unit mesin ATM yang sudah rusak. Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai hasil kejahatan serta sebuah mobil minibus hitam bernopol B 1768 EOV.
Dalam aksinya, komplotan ini menggunakan alat las untuk memotong mesin ATM. Setelah mesin berhasil dirobohkan, mereka mengangkutnya menggunakan mobil. Uang tunai di dalamnya kemudian dibongkar dan diambil.
"Dari lokasi di Subang ini saja, mereka diperkirakan berhasil membawa kabur uang sekitar Rp 200 juta," lanjut Kapolres.
Berdasarkan pengakuan para pelaku, sebelumnya mereka juga sempat beraksi di wilayah Bekasi. (*)
Editor : Lambertus Hurek