RADAR SURABAYA - Indonesia semakin dilirik negara di dunia sebagai tempat investasi. Tidak hanya dalam hal otomoyif atau infrastruktur, namun juga di bidang pertanian. Argentina menjadi negara yang tertarik di bidang pertanian untuk memasukkan daging ke Indonesia. Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan tiga syarat.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Indonesia Sudaryono dengan Wamentan Argentina Agustin Tejeda Rodriguez. Investasi ini tidak serta merta diterima, namun harus ada syarat yang harus dipenuhi.
Meskipun investasi ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto, yaitu menargetkan penyediaan makanan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
"Sepanjang memenuhi persyaratan teknis dan menawarkan harga yang kompetitif," ujar Sudaryono, dikutip dari Jawa Pos, Sabtu (17/5)
Adapun syarat yang harus dipenuhi Argentina ialah :
Pertama, mengenai harga daging. Ia melihat jarak antara Argentina dan Indonesia cukup jauh. Tentu biaya logistik pengiriman akan sangat berdampak terhadap harga jual di Indonesia.
Kedua, Indonesia tentunya tidak mau hanya menerima saja. Harus ada imbal balik dagang dari masuknya daging Argentina ini. Ia berharap setelah Indonesia membuka akses begitu juga bagi Argentina juga harus membuka akses untuk produk pertanian Indonesia. Antara lain, pisang, manggis, dan nanas, serta daging ayam dan olahannya.
Syarat ketiga ini menjadi acuan. Argentina wajib untuk memenuhi syarat ketiga ini yaitu sertifikasi halal. Tentunya dengan tetap memenuhi sertifikasi kesehatan hewan. "Jaminan kehalalan menjadi syarat utama untuk memastikan penerimaan dan kepercayaan konsumen Indonesia," katanya. (jpc/gun)
Editor : Guntur Irianto