RADAR SURABAYA - Kabar gembira bagi pekerja yang terlibat dalam program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini setelah Badan Gizi Nasional (BGN) sepakat dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendaftarkan 1,2 juta relawan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Hal ini setelah penandatanganan nota kesepakatan oleh Dirut BPJS Ketenagakerjaan dan Kepala BGN, Senin (21/4) lalu. Kesepakatan ini ditujukan untuk memberi perlindungan pada seluruh relawan MBG di seluruh Indonesia.
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyebut, ini adalah bentuk sinergi yang sangat baik mengingat banyaknya pekerja yang terlibat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Jadi kami mengapresiasi Pak Dadan dan tim di SPPG atas inisiatif hari ini. Kita menyambut baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, saat ini sudah terdapat 1.083 SPPG, dengan total pekerja mencapai lebih dari 50 ribu. Sesuai roadmap BGN jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah hingga 1,2 juta pekerja.
Dia memastikan, kepesertaan mereka ini tidak akan memotong gaji. Sebab, pembayaran premi akan menggunakan biaya operasional yang ada.
Menurutnya, dalam program makan bergizi ini ada beberapa komponen. Yakni, komponen bahan baku, komponen operasional, dan komponen insentif.
"Tenaga kerja itu masuk di dalam komponen operasional. Dari situlah seluruh yang menjadi relawan MBG dialokasikan pendapatannya. Nanti kita bisa tambahkan premi untuk BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya. (jpc/gun)
Editor : Guntur Irianto