Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Muhammadiyah Minta Pemerintah Matangkan Kajian Sertifikasi Pendakwah

Rahmat Sudrajat • Selasa, 10 Desember 2024 | 23:22 WIB

 

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kiri) dan Ketua PWM Jawa Timur Sukadiono.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kiri) dan Ketua PWM Jawa Timur Sukadiono.

RADAR SURABAYA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta pemerintah untuk mengkaji lebih matang usulan sertifikasi pendakwah.

Permintaan ini disampaikan menyusul ajakan Presiden Prabowo Subianto kepada organisasi masyarakat (ormas) keagamaan untuk memberikan masukan terkait rencana sertifikasi pendakwah dari Kementerian Agama (Kemenag).

Haedar menekankan pentingnya pembahasan yang komprehensif sebelum mengambil keputusan. 

"Sebaiknya segala hal dibahas dan diputuskan secara matang, jangan karena satu dua kasus, lalu kita pilihannya verbal," kata Haedar di Surabaya, Senin (9/12).

Dia lebih memprioritaskan teladan dari para elit agama dan bangsa sebagai kunci mewujudkan kehidupan yang lebih baik, menambahkan bahwa agama seharusnya menjadi suluh kehidupan, bukan entertainment.

Senada dengan Haedar, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sukadiono mengatakan, program sertifikasi perlu dianalisis secara mendalam untuk melihat untung ruginya.

"Jangan berdasarkan kekhilafan salah satu dai kemudian itu dijadikan rujukan untuk melakukan sertifikasi," tegasnya.

Dia menekankan perlunya analisis menyeluruh sebelum implementasi untuk menghindari dampak negatif di masa mendatang.

Sukadiono juga berharap kasus pendakwah yang sempat viral karena ucapannya dapat menjadi pelajaran berharga.

Dia menekankan pentingnya kualitas dakwah yang mengedepankan kelembutan, kejelasan, dan batasan-batasan dalam bercanda.

"Ini namanya tauladan, harus berkata lemah lembut, berkata yang jelas, guyonan boleh, tapi dalam koridor guyonan yang dibolehkan," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#haedar nashir #pendakwah #agama #pp muhammadiyah