Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Geng Motor Bersajam Serang Warkop di Deliserdang, Motor Pengunjung Raib Dirampas

Jay Wijayanto • Kamis, 14 November 2024 | 04:35 WIB
Photo
Photo

RADAR SURABAYA – Kawanan geng motor bersenjata tajam kembali berulah menyerang warkop Mie Aceh di Jalan Besar Delitua, Dusun IX Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (13/11) sekitar pukul 00.46 WIB.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat suasana warkop yang tiba-tiba diserang oleh kawanan geng motor sambil membawa senjata tajam menyerang pengunjung yang sedang makan dan mengobrak-abrik warkop.

Pengunjung yang sedang makan pun langsung ketakutan melarikan diri dari aksi kawanan geng motor itu.

Mereka juga merusak perabotan warkop seperti membacoki meja, menghancurkan kursi dan merusak perabotan lain.

Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Juliadi, membenarkan adanya kejadian ini. Menurutnya, memang kawanan geng motor itu menyerang kedai Mie Aceh Dani membuat pengunjung berlarian.

“Kelompok remaja bersenjata tajam ini menyerang Warkop Mie Aceh Dani. Para pengunjungnya berlarian menyelamatkan diri. Mereka membacoki meja dan merusak barang lainnya,” kata Juliadi, Rabu (13/11).

Kawanan geng motor itu juga merampas sepeda motor milik warga yang sedang berada di Dusun VI persimpangan Jalan Pahlawan-Purwo. Motor Yamaha Aerox warna biru hitam berplat nomor polisi BK 2996 ALX raib dirampas.

“Anak saya sedang duduk-duduk di persimpangan Jalan Pahlawan-Jalan Purwo bersama temannya, tiba-tiba diserang geng motor membawa klewang,” sebut Anto, 52, warga Jalan Pahlawan Dusun VI, Kedai Durian.

Kejadiannya bermula saat anaknya, Raya Fahriza, 20, sedang nongkrong bersama ketiga temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa (12/11) malam.

Memasuki Rabu (13/11) jam 01.30 dinihari, korban didatangi belasan geng motor bersenjata tajam saat hendak pulang. Korban pun langsung melarikan diri bersama teman-temannya, sepeda motornya pun ditinggal kabur.

“Karena takut, anak saya lari bersama teman-temannya meninggalkan sepeda motornya. Sepeda motor anak saya dibawa para pelaku,” kata Anto dengan kesal.

Dia mengaku akan melaporkan aksi kawanan geng motor ini kepada polisi. Dia masih mengumpulkan bukti CCTV di sekitar TKP.

Anto berharap agar polisi dapat segera menangkap kawanan geng motor yang sudah sangat meresahkan itu. “Saya akan melapor ke polisi. Ini kami sedang meminta CCTV dari warga,” katanya. (ken/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#senjata tajam #geng motor