RADAR SURABAYA – Sebuah video yang menampilkan aksi unik dua orang guru saat menengahi muridnya yang sedang bertengkar viral di media sosial.
Alih-alih memberi hukuman, sang guru malah melakukan panggilan video (video call) dengan seorang polwan.
Aksi ini dilakukan bertujuan untuk menakut-nakuti anak didiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) tersebut.
Ramainya kasus guru yang dilaporkan balik usai menegur muridnya, menyebabkan guru di Sumatera Utara (Sumut) ini melakukan cara unik menegur anak didiknya.
Dalam sebuah video yang diunggah pertama kali oleh akun TikTok @marito_borait pada Rabu (6/11) yang diketahui telah dihapus itu, menampilkan dua orang murid berseragam SD dan dua orang guru di sebuah ruang kelas.
Pada video diberikan keterangan jika dua murid tersebut sedang bertengkar.
Daripada guru menegur mereka dan dilaporkan ke polisi, akhirnya mereka berinisiatif memberikan efek jera dengan seolah-olah melaporkan sang murid ke polisi.
“Jadi ceritanya mereka berantem, daripada dilapor polisi, mending kita lapor duluan,” tulis keterangan dalam video.
Salah satu guru yang duduk di hadapan kedua murid sambil membawa ponsel menampilkan panggilan video dengan seorang polisi wanita (polwan).
Sambil tertawa, guru tersebut menyodorkan ponselnya kepada murid yang bertengkar, bertujuan menakuti mereka jika sang polwan bakal membawa mereka ke kantor polisi karena sudah bertengkar.
Lucu, kedua murid SD tersebut tampaknya percaya dan terlihat tegang saat dihadapkan dengan panggilan video dengan polwan tersebut.
Bahkan, salah satu murid membela diri jika temannya telah memukulnya dengan keras. “Pakai tangan, keras dia pukuli,” ungkap murid itu.
Selanjutnya, sang guru menakuti mereka jika polwan akan membawa mobil untuk menjemput mereka ke kantor polisi jika masih terus bertengkar.
“Iya ini bu, ini dua ini pelakunya bu, tahan bu bawa saja ke mobil polisi yang kemarin bu,” kata sang guru.
“Gamauuuu,” balas kedua murid nyaris bersamaan dengan nada ketakutan.
Sontak saja kedua murid tersebut lantas menangis dan merengek mengatakan jika mereka tak mau dibawa ke kantor polisi.
Guru pun semakin menjahili mereka menggunakan kata-kata ancaman dan menyuruh mereka agar tidak menangis.
Akhirnya, sang polwan pun angkat bicara menanyakan siapa yang nakal dari antara mereka. “Jadi siapa yang bandel ini?,” tanya si polwan.
Tak lama kemudian, pada layar ponsel terlihat seorang polisi pria masuk pada panggilan video yang bikin sang guru makin cekikikan menakuti murid-muridnya itu.
“Mampus sudah datang bapak polisi, ini pak ini bu. Bu katanya dia pukulnya sedikit, dia pukulnya banyak,” kata sang guru.
Dari penjelasan murid yang pertama, ia mengatakan jika awal mula mereka bertengkar karena ia tak sengaja memukul punggungnya dengan kayu. Tak terima, sang teman membalas memukul dengan tangan dan mengenai matanya.
Video unik ini diunggah kembali oleh akun Instagram @lambe_turah pada Kamis (7/11).
Dan hanya dalam waktu 3 jam, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 70,6 ribu pengguna Instagram.
Banyak warganet yang memuji aksi para guru tersebut yang kreatif dalam memberikan efek jera pada murid-muridnya di saat marak kasus guru yang dilaporkan ke polisi.
“Good idea sih ketimbang guru inisiatif sendiri pisahin murid yang lagi berantem, ujungnya dilaporkan sama ortu murid, mendung telepon saja polisi ya langsung,” tulis @bai***
“Kalau ini dilaporkan, parah banget. Jgn sampai guru2 frustasi dalam mengatasi kenakalan anak didiknya,” kata @meg***
“Hati hati ortu anak ga terima, lapor, dihukum, ah sudahlah,” sebut @moh*** (ang/jay)
Editor : Jay Wijayanto