Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Terima Ditagih, Mobil Rental Sengaja Tabrak Motor Pemilik hingga Terseret Puluhan Meter di Borobudur Magelang

Jay Wijayanto • Rabu, 6 November 2024 | 21:25 WIB
BERSELISIH: Motor Vario bernopol AA 2218 AAB yang terseret di aspal usai ditabrak mobil Avanza warna hitam nopol AB 1680 QU di Kujon, Borobudur, Kabupaten Magelang.
BERSELISIH: Motor Vario bernopol AA 2218 AAB yang terseret di aspal usai ditabrak mobil Avanza warna hitam nopol AB 1680 QU di Kujon, Borobudur, Kabupaten Magelang.

RADAR SURABAYA – Suasana tenang di Desa Kujon, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendadak gempar saat terjadi insiden tabrakan antara mobil dan sepeda motor di jalan sekitar Masjid Al-Muttaqien, Senin (4/11) siang.

Kejadian ini melibatkan mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi AB 1680 QU dan motor Honda Vario bernopol AA 2218 AAB.

Warga yang tengah beribadah salat dzuhur di Masjid Al-Muttaqien terkejut mendengar suara benturan keras antara besi dan aspal.

Suara yang dideskripsikan warga mirip suara jet ini ternyata disebabkan oleh motor yang terseret oleh mobil hingga 50 meter.

Menurut Zulianto, salah satu saksi yang juga warga setempat, ia mendengar suara benturan keras dan melihat jejak panjang bekas seretan motor di aspal setelah selesai salat.

"Tadi saya salat dzuhur, tiba-tiba terdengar suara seperti jet atau bunyi besi menyeret aspal. Setelah selesai, saya lihat ada bekas garetan besi di jalan," ujar Zulianto.

Insiden ini viral di media sosial setelah diunggah oleh beberapa akun, salah satunya di akun Instagram @memomedsos, Selasa (5/11).

Video tersebut menunjukkan upaya dua pengendara motor, yakni Nanik (NN), warga Manisrenggo, Klaten, dan Agung (AG), warga Magelang Tengah, yang mencoba menghentikan laju mobil dengan memarkirkan motor mereka di depan kendaraan tersebut.

Namun bukannya berhenti, pengemudi mobil justru menabrak motor dan menyeretnya puluhan meter sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi.

Kapolsek Borobudur, AKP Marsodik mengatakan, insiden ini diduga dipicu oleh masalah antara NN dan pihak rental yang menyewakan mobil tersebut.

NN diketahui membeli mobil Toyota Avanza dan menitipkannya ke salah satu penyedia rental untuk disewakan.

Namun, pihak rental belum memberikan laporan hasil penyewaan atau setoran pembayaran kepada NN. Hal itulah yang kemudian membuat NN berupaya mencari mobilnya.

Dengan ditemani AG, NN memancing keberadaan mobil tersebut di wilayah Borobudur.

Setelah bertemu dengan mobil yang dikemudikan oleh SK, pengendara motor ini mencoba menghentikan mobil dengan berdiri di depannya dan mengetuk kap mobil. Namun, SK memilih untuk tancap gas dan menabrak motor hingga terseret.

"Kemudian saudari NN berusaha mencari mobil tersebut dengan memancing dengan alasan untuk menjemput penumpang (di daerah Borobudur). Di situlah terjadi pertemuan, namun pengemudi mobil rental itu yang bernama SK tidak mau turun dari mobil. Terus, NN motornya dihadangkan di depannya, kemudian motor diseruduk mobil," jelas Marsodik.

Setelah insiden tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan memintai keterangan sejumlah saksi. Namun, pihak NN belum berencana melaporkan kejadian ini ke polisi dan lebih memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan. Akibat tabrakan tersebut, motor NN mengalami sejumlah lecet, namun masih dapat dikendarai.

"Kejadian ini tidak dilaporkan secara resmi dan akan diselesaikan kekeluargaan. Kami sudah mengumpulkan saksi. Namun karena kesepakatan mereka, kasus ini tidak dibawa ke ranah hukum," tutup Marsodik. (aul/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#mobil rental #magelang #jawa tengah #borobudur