RADAR SURABAYA – Acara Haul ke-113 Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi (Haul Solo) dilaksanakan di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Solo sejak Selasa (22/10) hingga Kamis (24/10).
Acara ini menjadi ladang rezeki bagi para pedagang maupun pria satu ini yang menawarkan jasa mendoakan.
Andi Ardiria Sunarko, 46, memanfaatkan acara ini untuk mencari penghasilan. Tapi uniknya dia menawarkan jasa mendoakan yang belum pernah ada sebelumnya.
Dia hanya bermodalkan kertas HVS bertulis ‘Jasa Mendoakan’ yang ditempel pada kardus dan tanpa mengucapkan satu kalimat pun.
Jasa yang unik itu ternyata berhasil membuat banyak jemaah yang tertarik mencoba.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @undercover.id pada Kamis (24/10) memperlihatkan beberapa jemaah yang sedang menggunakan jasa Andi.
“Berapa orang? 11 orang ya? Semuanya aja. Bismillahirrahmanirrohim sebutlah keinginannya masing-masing apa saja,” ucap Andi kemudian menanyakan keinginan masing-masing orang yang menggunakan jasanya.
Jemaah lantas menjawab keinginan mereka seperti ingin naik haji, kaya dan sukses.
“Sukses dunia akhirat, loh. Karena sukses di dunia belum tentu sukses di akhirat. Harus dua-duanya,” celetuknya.
Andi juga menambahkan doa bagi para pengguna jasanya agar panjang umur, sehat, dan menjadi orang sholeh maupun sholehah.
“Sudah ya keinginannya? Tak tambahin ya keinginannya semua. Semoga panjang umur, sehat walafiat, menjadi orang yang sholeh dan sholehah,” tambahnya.
Sembari mendoakan jemaah, Andi juga sesekali mengeluarkan guyonan yang berhasil membuat jemaah sontak tertawa.
Meskipun terlihat unik dan lucu, ternyata Andi memiliki niat yang mulia. Dia mengaku telah menjalani pekerjaan ini selama setahun dengan tujuan ingin membangun masjid pribadi.
“Saya menjalani pekerjaan ini sudah satu tahunan. Biasanya saya keliling sekitaran Jl. Slamet Riyadi. Alasan saya mau bekerja ini karena ingin membangun masjid sendiri,” kata Andi.
Niatnya yang mulia itu berawal dari keresahannya melihat masjid-masjid di Solo yang hanya buka sampai salat Isya sehingga jika ada orang yang mampir untuk istirahat atau numpang bermalam tidak bisa. Andi ingin membangun masjid yang buka 24 jam nonstop.
“Nanti masjid saya bilamana diberi rezeki Allah saya akan buka 24 jam nonstop,” tambahnya.
Andi mengaku bahwa dia tidak mematok tarif khusus. Pelanggan bisa membayar seikhlasnya dengan nominal berapa pun.
Meskipun begitu dalam sehari pendapatan Andi bisa mencapai Rp350 ribu dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga malam hari.
Pendapatan itu ia bagi untuk makan atau kebutuhan sehari-hari, membangun masjid, dan bersedekah.
“Meskipun tidak seberapa (penghasilannya) saya selalu berusaha membagikan rezeki saya kepada orang telantar, gelandangan, dan sebagainya. Artinya ini tidak saya makan sendiri atau untuk membangun masjid tok itu tidak,” terangnya.
Video Andi menjadi viral hingga mendapat 200 ribu penayangan, 6 ribu suka, dan 221 komentar. Warganet turut meninggalkan komentar akan respon mereka terhadap pekerjaan Andi.
“Kenapa dia gak doa biar kaya?” tulis akun @obi***
“Siapa yang tahu dari mulut yang mana doa akan dikabulkan,” tulis akun @sha***
“Yang penting kan mendoakan, perkara dikabulkan apa enggak ya urusanmu,” tulis akun @sib*** (sas/jay)
Editor : Jay Wijayanto