RADAR SURABAYA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa saat ini belum ada rencana untuk menerapkan kebijakan baru dalam waktu dekat.
Ia berkomitmen untuk mempelajari secara menyeluruh kebijakan-kebijakan yang telah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan sebelumnya.
Menurut Mu'ti, pemahaman yang mendalam mengenai situasi yang dihadapi masyarakat akibat implementasi kebijakan sebelumnya sangat penting, terutama dalam konteks pendidikan dasar dan menengah.
"Saya perlu melihat secara utuh dan komprehensif agar kebijakan yang diambil benar-benar bermanfaat dan tepat," ujarnya.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menyatakan bahwa ia belum dapat memberikan komentar terkait kurikulum yang saat ini berlaku, karena ia ingin memastikan semua aspek dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
Mu'ti juga berencana turun langsung ke masyarakat dan sekolah-sekolah untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat sebelum merumuskan kebijakan baru yang berkaitan dengan dunia pendidikan di Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dua pesan penting kepadanya setelah pelantikan.
Pertama, meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah. "Presiden Prabowo secara khusus menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, terutama di sektor ini," tuturnya.
Pesan kedua adalah pentingnya sinergi antara kementerian. "Kita harus berusaha untuk saling bersinergi antara satu kementerian dengan kementerian lainnya," tambah Mu'ti.
Abdul Mu'ti menyadari bahwa jabatannya sebagai menteri adalah amanah besar dari Presiden Prabowo.
"Kualitas bangsa kita di masa depan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang kita miliki," ujarnya.
Ia menekankan komitmennya untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Saya ingin mengedepankan pendidikan sebagai layanan untuk semua anak-anak Indonesia," tutupnya.
Dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kolaborasi antar kementerian, Abdul Mu'ti berharap dapat memberikan dampak positif bagi masa depan pendidikan di Indonesia.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan