Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, penggantian rel kereta api ini untuk meningkatkan keselamatan maupun kenyamanan penumpang kereta api. Proses pekerjaan ini diprogramkan selesai pada awal bulan Desember, sehingga siap untuk melayani penumpang masa Nataru 2024 - 2025.
"Tujuan penggantian rel ini untuk meningkatkan kualitas keselamatan perjalanan KA, memberikan kenyamanan pada penumpang, serta dapat meningkatkan kecepatan dan mempersingkat waktu tempuh perjalanan KA," ujar Luqman, Senin (20/10).
Lebih lanjut dia menjelaskan proses ini akan dilakukan saat window time atau saat tidak ada kereta yang melintas, yang dimaksudkan untuk menghindari dampak operasional perjalanan kereta api.
"Meskipun proses pekerjaan dilakukan pada saat window time, KAI Daop 8 Surabaya memohon maaf apabila dalam pengerjaan penggantian rel nantinya mengakibatkan adanya sedikit kelambatan perjalanan kereta. Hal ini dikarenakan selama pekerjaan berlangsung, kecepatan kereta api akan dikurangi saat melintasi lokasi pekerjaan agar keselamatan senantiasa terjaga," jelasnya.
KAI Daop 8 Surabaya tetap berkomitmen mengupayakan agar pengerjaan penggantian rel ini tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api, serta perjalanan kereta api tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Pihaknya juga melakukan persiapan semaksimal mungkin dalam rangka pengaturan dan persiapan pengerjaan penggantian rel kereta api di lintas.
"Evaluasi juga akan dilakukan secara rutin serta menerapkan langkah-langkah antisipatif agar perjalanan KA dapat senantiasa berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya. (rmt)