RADAR SURABAYA – Pemerintah telah menetapkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji non-subsidi tabung 5,5 kg dan 12 kg serta tarif listrik yang berlaku mulai Minggu, 1 September 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari. Harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg mulai bulan depan belum mengalami perubahan.
“Harga masih sama,” ujar Heppy, Kamis (22/8).
Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga sudah menetapkan tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi pada September yang masih sama dengan Juli dan Agustus 2024.
Dilansir dari Tribunpontianak.co.id, harga elpiji ditetapkan pemerintah setelah melakukan evaluasi terhadap tern Contract Price Aramco (CPO) per November 2023.
Harga rupiah per kilogram turun akibat pelemahan nilai tukar dollar AS terhadap rupiah pada saat itu.
Ketika penetapan diumumkan harga elpiji 5,5 kg turun sebanyak Rp.6000 menjadi Rp.90.000 per tabung, dan harga elpiji 12 kg turun sebanyak Rp.12.000 menjadi Rp.192.000 per tabung.
Harga tersebut mengikuti harga Jawa dan Bali sebagai penyalur, sedangkan wilayah lain mengikuti penetapan harga di Jawa.
Di sisi lain, pemerintah memutuskan tidak melakukan penyesuaian tarif listrik pada September 2024 untuk menjaga daya saing dan tingkat inflasi.
Tarif listrik September diterapkan bersamaan dengan tarif listrik triwulan III yakni, Juli, Agustus, September 2024.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisma P Hutajulu mengatakan tarif tersebut sesuai dengan peraturan Menteri ESDM Nomor 28 tahun 2016 jo. Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 tahun 2023.
Penetapan tarif listrik didasarkan pada kurs, Indonesian Cride (ICP), Inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
“Berdasarkan empat parameter (kurs, ICP, inflasi, dan HBA) seharusnya penyesuaian tarif tenaga listrik atau tarif adjustment bagi 13 golongan pelanggan mengalami kenaikan jika disbanding triwulan sebelumnya. Namun untuk menjaga daya saing dan mengendalikan inflasi, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap atau tidak naik,” ujarnya dari lama Kementerian ESDM, Jum’at (28/6/2024).
Berikut rincian harga gas elpiji serta rincian tarif listrik setiap golongan di seluruh Indonesia mulai 1 September 2024.
Harga Gas Elpiji 5,5 Kg Dan 12 Kg Yang Berlaku Mulai 1 September 2024
1. Aceh (Aceh Besar, Langsa, dan Lhokseumawe)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
2. Sumatera Utara (Binjai, Deli Serdang, Labuhanbatu Selatan, Medan, dan Simalungun)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
3. Sumatera Barat (Padang dan Payakumbuh)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
4. Riau (Dumai dan Pekanbaru)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
5. Kepulauan Riau (Batam dan Bintan)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
6. Jambi (Jambi)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
7. Sumatera Selatan (Lubuk Linggau, Ogan Ilir, dan Palembang)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
8. Bengkulu (Bengkulu)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
9. Lampung (Bandar Lampung dan Metro)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
10. Bangka Belitung (Bangka, Bangka Barat, dan Belitung)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
11. Banten (Serang dan Tangerang)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
12. DKI Jakarta (Jakarta Barat dan Jakarta Utara)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
13. Jawa Barat (Bandung, Bekasi, Bogor, Cianjur, Garut, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Tasikmalaya)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000
14. Jawa Tengah (Boyolali, Cilacap, Demak, Kudus, Pemalang, Semarang, Solo, dan Tegal)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
15. Daerah Istimewa Yogyakarta (Bantul dan Sleman)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
16. Jawa Timur (Banyuwangi, Gresik, Kediri, Malang, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Tulungagung)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
17. Bali (Badung, Denpasar, dan Tabanan)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
18. Nusa Tenggara Barat (Lombok)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000.
19. Kalimantan Barat (Pontianak)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
20. Kalimantan Tengah (Palangkaraya dan Kotawaringin Timur)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
21. Kalimantan Selatan (Banjar, Banjarbaru, Tabalong, dan Tanah Bumbu)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
22. Kalimantan Timur (Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Samarinda)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
23. Kalimantan Utara (Tarakan)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 107.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 229.000.
24. Sulawesi Selatan (Makassar dan Pare-Pare)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
25. Sulawesi Selatan (Palu)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000.
26. Gorontalo (Gorontalo)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
27. Sulawesi Utara (Bitung)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
28. Sulawesi Tenggara (Kendari)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000.
29. Maluku (Ambon)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000.
30. Papua (Jayapura)
Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000, Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000.
Berikut Rincian Tarif Listrik Yang Berlaku Mulai 1 September 2024
- Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh
- Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 996,74 per kWh
- Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/ TR, TM, TT, Rp 1.644,52 per kWh.(bel/mag/nug)
Editor : Agung Nugroho