SURABAYA - Skuad Green Force mulai merasa nyaman dengan gaya kepelatihan Paul Munster. Latihan yang keras dan disiplin diterapkan guna menempa anak asuhnya.
Tak sedikit pemain yang merasakan besutan pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu dengan peningkatan fisik dan juga taktikal.
Seperti halnya Oktavianus Fernando, yang mengaku selama kepemimpinan coach Munster adaptasi permainan di lapangan lebih baik, baik dari sisi pemahaman teknikal yang menurutnya meningkat.
"Pemain lebih paham karena cara berkomunikasi dan pendekatan selama melatih kami baik dan tidak ada masalah," tutur pria yang akrab disapa Ofan itu.
Latihan keras yang dilakukan tersebut untuk menghadapi PSIS, 30 Januari mendatang. Menurut Ofan persiapan jelang laga tersebut lebih baik.
Namun yang terpenting menurutnya mengikuti arahan Munster baik strategi maupun fisik.
"Sekarang kita ada pelatih baru jadi kita lebih fokus berlatih mengikuti strategi dari coach Munster," tuturnya.
Ia optimistis tahun ini melihat performa latihan yang diterapkan oleh Munster, Persebaya bisa lebih baik lagi. "Saya melihat tim ini konsisten di tahun ini. Latihan yang diberikan juga efektif dan cepat adaptasi juga," imbuhnya.
Sementara itu legiun asing Persebaya Surabaya, Paulo Henrique melihat sang pelatih lebih rajin berkomunikasi dengan anak asuhnya saat sesi latihan.
Henrique memuji teknik pendekatan Munster ke pemain yang dinilai cukup efektif.
Apalagi, sang juru taktik selalu menginginkan setiap sesi latihan berlangsung dalam intensitas tinggi.
"Ini adalah salah satu latihan yang berbeda karena ia (Munster) setiap hari menginginkan latihan yang intens, latihan tingkat tinggi," kata Henrique.
Penyerang asal Brasil itu menyebut cara melatih Munster dinilai membuat pemain lebih mudah beradaptasi.
Apalagi di sesi latihan, mantan pelatih Bhayangkara FC ini selalu aktif dan berkomunikasi ke pemain mengenai apa saja yang perlu dibenahi.
"Jadi kami perlu adaptasi seperti ini tapi tidak lebih sulit karena dia banyak berkomunikasi dengan kami, dalam setiap situasi. Misalnya posisi saya, apa yang dia inginkan, dia datang dan berkomunikasi. Apa yang lebih baik bagiku dan lebih baik baginya," jelas Henrique.
Sementara itu Munster menginginkan transisi yang lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah transisi dari serangan ke bertahan. (rmt/rak)
Editor : Jay Wijayanto