JAKARTA - Pasangan Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka konkret menyejahterakan guru di Tanah. Hal ini terbukti dari program yang gagasnya dengan menaikan gaji guru.
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengatakan Prabowo dan Gibran memiliki program tentang menaikan gaji seorang guru menjadi Rp2 juta per bulan selama 13 bulan. Gaji tersebut akan diberikan keseluruh guru di Indonesia, termasuk guru honorer.
"Tolong sampaikan ke semua guru di Indonesia, Prabowo-Gibran akan menambah gaji mereka Rp2 juta per bulan selama 13 bulan, setiap tahun, termasuk THR. Diberikan kepada guru-guru, termasuk guru honorer di seluruh Indonesia," kata Hashim.
Lanjutnya, Prabowo dan Gibran akan membagikan program tersebut secara merata dari Sabang sampai Merauke. Bahkan, guru-guru di Pesantren pun juga termasuk dalam kenaikan gaji itu.
"Dari Aceh sampai Papua, termasuk guru-guru di Depok, bapak-bapak ibu-ibu, kita juga sediakan honorarium untuk guru dari pesantren. Ada ratusan ribu guru di pesantren," ucapnya.
Hashim mengatakan, program tersebut tentu akan dilaksanakan oleh Prabowo dan Gibran. Karena menurutnya, Prabowo bukanlah seseorang yang ingkar janji.
Menteri Pertahanan tersebut selalu menepati janjinya. Apalagi persoalan yang menyangkut hak-hak rakyat.
"Tolong dicatat, hari ini, Prabowo tidak pernah ingkar janji, Prabowo tidak pernah mau bohong, apalagi buat rakyat Indonesia," paparnya.
Pernyataan Hashim tersebut mendapat respond dari pakar politik Igor Dirgantara. Ia mengatakan apa yang dilakukan Prabowo dan Gibran merupakan langkah nyata menyejahterakan seorang guru.
"Itu menjadi bukti keseriusan Pak Prabowo dan Mas Gibran dalam menyejahterakan guru," kata Igor.
Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN) tersebut menagatakan Prabowo dan Gibran sangat menghormati seorang guru. Keduanya menilai guru merupakan sosok yang paling berjasa untuk menciptakan kemajuan bagi bangsa dan negara.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran saya melihatnya menganggap guru sebagai sosok yang paling berjasa dalam membangun Indonesia menjadi negara maju," ucapnya.
Lanjutnya, program tersebut juga meminimalisir kesenjangan sosial di antara guru dengan pekerja yang lainnya. Prabowo dan Gibran berupaya untuk memutus kesenjangan sosial tersebut.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran itu ingin menghilangkan kesenjangan sosial dengan menaikan gaji guru," pungkasnya. (*/jay)
Editor : Jay Wijayanto