Kedatangan Wagub NTT dan Bupati Ngada ini disambut oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan masyarakat Flobamora yang ada di Timika di Terminal Mozes Kilangin sisi Selatan Sabtu (9/10).
"Sebagai Wakil Gubernur dan mewakili seluruh masyarakat NTT, saya mengucapkan selamat kepada atlet yang sudah membawa nama NTT. Apa pun hasilnya, itu harus kita terima, karena dalam olahraga ada yang namanya menang dengan hormat dan kalah dengan hormat," ungkap Wagub.
Sebagai orang nomor dua di Provinsi NTT, Josef juga meminta seluruh para atlet, pelatih dan manager untuk tunjukan prestasi, sportivitas serta daya juang. Sebab, dalam olahraga, itu semuanya pasti menuju kemenangan, tapi ada juga kemenangan yang tertunda.
"Sebagai orang yang bertanggung jawab kepada semua atlet yang datang berlaga, saya berterima kasih kepada pelatih dan manager yang sudah mengantarkan nama NTT. Puji Tuhan, NTT sudah peroleh 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Mudah-mudahan ada cabang andalan kita seperti tarung derajat , tinju, pencak silat, dan kempo kita bisa peroleh hasil yang baik buat NTT," ujar Wagub.
"Anak-anak saya sekalian jangan putus asa, karena bapak lagi memperjuangkan pada tahun 2028 PON harus di NTT. Semua gubernur dan wakil gubernur sudah setuju bahwa tahun 2028 kita akan jadi tuan rumah PON.
"Tidak hanya jadi tuan rumah PON saja, tapi tahun depan juga kita akan jadi tuan rumah Pesparawi. Tahun 2023 kita akan jadi tuan rumah pertemuan pemimpin-pemimpin negara diseluruh dunia yang akan berkumpul di Labuan Bajo. Saya kemarin sudah dipanggil bapak Presiden Jokowi untuk rapat dan ditunjuk sebagai ketua panitia," ungkap Wabup. (pon/rek) Editor : Lambertus Hurek