Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan Meksiko, Satu Turis Tewas dan 13 Lainnya Terluka
Nurista Purnamasari• Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB
Petugas forensik mengevakuasi korban meninggal dalam penembakan massal di Piramida Teotihuacan Meksiko. (AP)RADAR SURABAYA - Sebuah tragedi berdarah terjadi di situs wisata dan arkeologi Teotihuacan, Meksiko, Senin (20/4). Seorang pria bersenjata menembak mati seorang perempuan asal Kanada dan melukai sedikitnya 13 orang lainnya. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan wisatawan internasional, terlebih menjelang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar bersama Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.Baca Juga: Kasus TPPO Polda Jatim, Tersangka Diduga Sudah Berangkatkan Ratusan PMI ke Luar Negeri
Kronologi Kejadian
Menurut otoritas setempat, pelaku kemudian ditemukan tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri. Pemerintah Negara Bagian Meksiko melaporkan bahwa tujuh korban mengalami luka tembak, sementara sisanya terluka akibat jatuh saat berusaha menyelamatkan diri.Gelombang kepanikan terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat, di Piramida Bulan, ketika puluhan wisatawan berada di puncak bangunan bersejarah tersebut. Seorang pemandu wisata menceritakan, Baca Juga: Tragedi Penembakan Massal Louisiana Amerika Serikat: 8 Anak Tewas, Polisi Sebut Kasus KDRT“Beberapa orang karena ketakutan langsung tiarap di tanah, sementara yang lain berusaha turun. Saat melihat mereka menuruni tangga, pelaku mulai menembak,” cerita salah seorang pemandu wisata yang ada di tempat kejadian.Video dan foto yang beredar di media lokal menunjukkan seorang pria berdiri di atas piramida sambil menembakkan senjata, sementara wisatawan berusaha berlindung.Korban serangan terdiri dari wisatawan asal Kolombia, Rusia, dan Kanada. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, meski tingkat keparahan luka belum sepenuhnya jelas.Baca Juga: Tragedi Penembakan Massal Sekolah di Turki: Remaja 14 Tahun Bawa 5 Senpi, 9 Meninggal, 13 Terluka “Perawatan sedang diberikan kepada para korban, dan kehadiran aparat keamanan negara akan tetap dijaga,” tulis Gubernur Negara Bagian Meksiko, Delfina Gomez Alvarez di akun X.Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyatakan pemerintah pusat terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Kanada. “Saya telah menginstruksikan Kabinet Keamanan untuk menyelidiki secara menyeluruh dan memberikan semua dukungan yang diperlukan,” ujarnya dikutip dari Aljazeera.Baca Juga: Kemenhaj Siapkan 118 Hotel di Madinah untuk Jamaah Haji 2026, Layanan Dijamin Setara
Sorotan Keamanan Menjelang Piala Dunia
Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran terhadap keamanan di Meksiko. Pada Februari lalu, kekerasan meluas di sejumlah wilayah setelah tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, pemimpin kartel Jalisco New Generation.Teotihuacan sendiri merupakan salah satu pusat budaya terpenting Mesoamerika dan menjadi destinasi wisata unggulan. Baca Juga: Tsunami Terjang Iwate, Jepang Siaga Gempa Susulan selama SepekanNamun, serangan bersenjata ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapan Meksiko dalam menjamin keamanan wisatawan internasional menjelang Piala Dunia FIFA 2026. (alj/nur) Editor : Nurista Purnamasari