Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ilmuwan Temukan Lanskap Kuno 34 Juta Tahun di Bawah Es Antartika

M Firman Syah • Jumat, 17 April 2026 | 07:00 WIB
Unik: ilmuwan temukan lanskap kuno yang diperkirakan sudah terawetkan selama kurang lebih 34 juta tahun lalu.
Unik: ilmuwan temukan lanskap kuno yang diperkirakan sudah terawetkan selama kurang lebih 34 juta tahun lalu.

ANTARTIKA – Tim ilmuwan mengungkap penemuan lanskap daratan kuno berukuran raksasa yang terkubur di bawah lapisan es Antartika. Temuan ini dipublikasikan pada Kamis (16/04) dan membuka wawasan baru tentang kondisi masa lalu benua es tersebut.

Lanskap yang ditemukan memiliki luas lebih dari 20 ribu kilometer persegi dan berada sekitar 2 kilometer di bawah permukaan es. Keberadaannya terdeteksi menggunakan teknologi satelit dan radar penembus es yang mampu memetakan struktur bawah permukaan tanpa penggalian langsung.

Baca Juga: ITS Gandeng Ilmuwan Inggris Menuju Kampus Berdampak, Bangun Ekosistem Riset dan Interdisipliner

Para peneliti menyebut wilayah tersebut telah membeku dan terawetkan selama sekitar 34 juta tahun. Periode ini merupakan fase penting ketika Antartika mengalami perubahan besar dari wilayah beriklim hangat menjadi benua es seperti saat ini.

"Ini adalah dunia yang hilang, terkubur di bawah es selama jutaan tahun," tulis dalam laporan penelitian.

Baca Juga: Perubahan Iklim Tak Hanya Ancam Bumi, Kesehatan Mental Ikut Terdampak

Sebelum tertutup es, kawasan ini diyakini merupakan lingkungan yang subur. Bukti yang ditemukan menunjukkan adanya hutan beriklim sedang serta sistem sungai aktif yang membentuk bentang alam.

Dalam kajian Paleontologi dan Geologi, temuan ini memperkuat dugaan bahwa Antartika pernah memiliki iklim yang jauh lebih hangat dibandingkan kondisi ekstrem saat ini.

Baca Juga: Pelajar SD di Surabaya Suarakan Zero Waste dan Perlindungan Iklim lewat Gambar

Karena tertutup lapisan es tebal, para ilmuwan tidak dapat mengamati langsung wilayah tersebut. Mereka mengandalkan teknologi canggih untuk mengungkap detail topografi, termasuk lembah, sungai purba, hingga dataran tinggi yang tersembunyi.

Penemuan ini menjadi salah satu yang terbesar terkait lanskap subglasial di Antartika. Selain mengungkap sejarah bumi, temuan ini juga memberikan pemahaman baru tentang struktur kompleks di bawah lapisan es yang selama ini belum sepenuhnya terpetakan. (shf/fir)

Editor : M Firman Syah
#lanskap kuno #antartika #paleontologi #perubahan iklim #sains