Juru bicara Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Melbourne menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kepolisian Victoria untuk mempercepat proses visa bagi anak-anak Eva agar dapat segera datang ke Australia.
Baca Juga: Unesa Siapkan UKT Termurah bagi Pendaftar KIP-K yang Tak Lolos, Mulai Rp500 Ribu per Semester
“Kami berkoordinasi dengan otoritas setempat agar keluarga korban bisa segera hadir dan mendapatkan pendampingan,” ujarnya.
Eva diketahui menetap di Australia untuk belajar bahasa Inggris. Temannya, Gail Porter, mengatakan bahwa Eva meninggalkan dua putri yang tinggal di Indonesia.
“Karena tidak ada keluarga lain yang bisa diandalkan, mereka menghadapi kehilangan yang memilukan ini sendirian,” ungkap Porter.
Baca Juga: Update Haji 2026: Kartu Nusuk Tak Lagi Dibagikan di Arab Saudi, Ini Aturan Barunya
KJRI Melbourne memastikan proses hukum berjalan transparan sekaligus memberikan dukungan administratif bagi keluarga Eva. (cnn/nur)
Editor : Nurista Purnamasari