RADAR SURABAYA – Kasus mengejutkan terungkap di Ruhmannsfelden, Jerman. Polisi menemukan jenazah seorang perempuan berusia lebih dari 100 tahun yang telah berubah menjadi mumi di dalam rumahnya sendiri.
Ironisnya, jenazah tersebut ditemukan tinggal serumah dengan putrinya. Aparat kini mendalami dugaan bahwa kematian sang ibu sengaja disembunyikan demi tetap menerima dana pensiun sekitar 1.500 euro per bulan.
Baca Juga: 85 Jenazah Korban Longsor Cisarua Telah Dievakuasi, Belasan Korban Masih Dicari
Kecurigaan bermula dari wali kota setempat, Werner Troiber. Selama delapan tahun terakhir, ia mengaku tak pernah berhasil bertemu dengan perempuan lanjut usia bernama Sophie B, yang berdasarkan catatan lahir pada 1922, saat hendak menyampaikan ucapan ulang tahun.
Setiap kali berkunjung, pintu rumah selalu tertutup atau sang putri, Christa B (82), memberikan berbagai alasan. Kecurigaan semakin menguat ketika Christa menyebut ibunya telah meninggal dua tahun sebelumnya di Republik Ceko.
Merasa ada kejanggalan, Werner melaporkan kasus tersebut kepada jaksa penuntut umum pada akhir 2025. Penyelidikan pun dilakukan. Pada awal Februari 2026, polisi akhirnya menggeledah rumah tersebut. Dari dalam rumah, petugas menemukan jasad sang ibu yang telah mengalami proses mumifikasi.
Dalam keterangan resmi, polisi menyebut otopsi telah dilakukan. Namun, penyebab dan waktu pasti kematian belum dapat dipastikan, selain dugaan bahwa korban meninggal beberapa tahun lalu.
Aparat memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau pembunuhan. Meski demikian, penyelidikan terkait dugaan penipuan dana pensiun masih terus berlanjut. Kasus ini menyita perhatian publik Jerman karena menyangkut aspek kemanusiaan sekaligus potensi pelanggaran hukum terkait tunjangan sosial. (she/fir)
Editor : M Firman Syah