Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

WNI Korban Kebakaran Apartemen Wang Fuk Court Hong Kong Bertambah Jadi 9 Orang, Ratusan Korban Masih Hilang

Nurista Purnamasari • Senin, 1 Desember 2025 | 00:24 WIB
Penampakan dari udara bangunan apartemen Wang Fuk Court Hong Kong yang terbakar.
Penampakan dari udara bangunan apartemen Wang Fuk Court Hong Kong yang terbakar.

RADAR SURABAYA - Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong terus bertambah.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan hingga Minggu (30/11), total WNI yang meninggal dunia mencapai 9 orang, sementara 3 orang lainnya mengalami luka-luka. Dalam keterangan resmi, Kemlu menyebut data terbaru diperoleh dari Hong Kong Police Force.

“Jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang. Dengan demikian, total korban meninggal dunia menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang,” tulis pernyataan Kemlu.

Kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (26/11), di kompleks apartemen Wang Fuk Court menewaskan 128 orang dan melukai ratusan lainnya. Pemerintah Hong Kong menetapkan masa berkabung selama tiga hari mulai Sabtu (29/11).

Yvonne Mewengkang, juru bicara Kemlu RI, menyampaikan bahwa KJRI Hong Kong telah membentuk tim khusus bernama Family Engagement untuk menangani pemulangan jenazah WNI.

“Tim ini bertugas memastikan proses repatriasi berjalan lancar, menyampaikan informasi kepulangan jenazah, serta memberikan detail lain agar keluarga memperoleh kepastian,” ujarnya kepada Antara.

Yvonne menambahkan, komunikasi intensif terus dilakukan dengan keluarga korban melalui panggilan video dan telepon.

Ia juga menyebut sebagian korban WNI telah berhasil diidentifikasi, sementara lainnya kemungkinan memerlukan sampel DNA keluarga untuk mempercepat proses identifikasi. Seorang WNI bernama Fita, 49, menceritakan pengalaman mencekam saat menyelamatkan diri.

“Saya langsung bicara dengan majikan saya, saya bilang anda harus turun sekarang. Rasanya menakutkan, saya hampir menangis karena melihat banyak orang kebingungan,” katanya kepada Reuters.

Tragedi kebakaran apartemen di Hong Kong menjadi salah satu bencana paling mematikan sejak 1948, dengan 128 korban jiwa dan sekitar 200 orang masih hilang. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kebakaran Wang Fuk Court #kebakaran #hong kong