Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ukraina Kerahkan Pasukan Khusus ke Pokrovsk, Hadapi Gempuran

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 3 November 2025 | 00:42 WIB
Pasukan khusus Ukraina dikirim ke Pokrovsk untuk menghadapi serangan Rusia.
Pasukan khusus Ukraina dikirim ke Pokrovsk untuk menghadapi serangan Rusia.

RADAR SURABAYA– Ukraina mengerahkan pasukan khusus ke kota strategis Pokrovsk di wilayah timur Donetsk di tengah serangan besar-besaran Rusia yang terus menekan garis pertahanan Kyiv.

Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan kota penting tersebut yang disebut sebagai “gerbang menuju Donetsk”.

Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrskii, mengatakan operasi besar sedang berlangsung untuk menahan dan menyingkirkan pasukan Rusia dari wilayah itu.

“Kami masih mempertahankan Pokrovsk. Operasi komprehensif untuk menghancurkan dan menyingkirkan pasukan musuh dari Pokrovsk sedang berlangsung,” kata Syrskii melalui unggahan di Facebook, Sabtu (1/11/2025).

Rusia telah berupaya merebut Pokrovsk sejak pertengahan 2024 sebagai bagian dari kampanye militernya untuk menguasai seluruh wilayah Donetsk di timur Ukraina.

Sebelum perang Rusia-Ukraina pecah pada Februari 2022, kota Pokrovsk berpenduduk lebih dari 60.000 jiwa dan menjadi jalur pasokan utama bagi militer Ukraina.

Jika berhasil direbut, kota tersebut akan menjadi pencapaian teritorial terbesar Rusia sejak Moskow menguasai Avdiivka pada awal 2024 setelah salah satu pertempuran paling berdarah dalam konflik yang sudah berlangsung hampir empat tahun itu.

Rusia Klaim Kalahkan Pasukan Khusus Ukraina di Pokrovsk

Situasi di Pokrovsk memanas setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya telah mengalahkan satuan pasukan khusus Ukraina yang dikirim ke kota tersebut.

Moskow juga merilis video yang menampilkan dua pria yang disebut sebagai tentara Ukraina yang telah menyerah.

Dalam video itu, kedua pria—satu mengenakan seragam militer dan satu lainnya jaket hijau tua—mengaku menghadapi pertempuran sengit dan terkepung oleh pasukan Rusia.

Namun, keaslian video itu belum dapat diverifikasi secara independen, dan hingga kini pihak Kyiv belum memberikan tanggapan resmi atas klaim tersebut.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pasukannya telah mengepung seluruh pasukan Ukraina di dalam kota Pokrovsk.

Baca Juga: Warga Padati Venue, Parade Surabaya Juang 2025 Siap Dimulai, Wali Kota Eri Siap Tampil

Ukraina Bantah Kota Pokrovsk Dikepung

Menanggapi klaim tersebut, Jenderal Syrskii menegaskan bahwa situasi di Pokrovsk memang “sangat berat”, tetapi tidak ada pengepungan atau blokade seperti yang disampaikan Moskow.

"Beban utama berada di pundak unit Angkatan Bersenjata Ukraina, terutama operator drone dan pasukan penyerang,” ujarnya.

 

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Jumat (31/10/2025) mengakui bahwa beberapa unit Rusia berhasil menyusup ke kota Pokrovsk.

Namun, ia memastikan pasukan Ukraina sedang melakukan operasi pembersihan untuk menyingkirkan mereka.

Pokrovsk, Kota Strategis di Jalur Menuju Kramatorsk dan Sloviansk

Pejabat Rusia menyebut bahwa menguasai Pokrovsk dan Kostiantynivka di timur laut akan membuka jalan bagi Moskow untuk bergerak ke

utara menuju dua kota terbesar yang masih dikuasai Ukraina di wilayah Donetsk, yakni Kramatorsk dan Sloviansk.

Kedua kota tersebut selama ini menjadi pusat komando utama militer Ukraina di Donbas, sehingga jatuhnya Pokrovsk dapat menjadi titik balik penting dalam perang Rusia-Ukraina yang telah menewaskan puluhan ribu orang di kedua belah pihak.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Pokrovsk #Rusia #Jenderal Oleksandr Syrskii #ukraina #vladimir putin #Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina