RADAR SURABAYA - Nama Rayyan Arkan Dhika kembali menjadi sorotan publik internasional setelah tampil dalam video klip aktris Bollywood ternama, Zahrah S Khan.
Dhika, yang sebelumnya dikenal melalui aksi menarinya dalam tradisi Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Riau, muncul dalam salah satu adegan video musik berdurasi 2 menit 30 detik.
Penampilannya yang energik dan khas berhasil menarik perhatian jutaan penonton dan memperkuat citra budaya Indonesia di kancah global.
Video musik bertajuk “Aura Farming” yang menampilkan Dhika bersama Zahrah S Khan telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali dan memperoleh 58 ribu tanda suka dalam waktu 24 jam setelah diunggah.
Dalam unggahan Instagram resmi Zahrah, keduanya terlihat menari dengan penuh semangat, dan Dhika tampil luwes serta percaya diri.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, turut memberikan apresiasi terhadap penampilan Dhika.
“Saya bangga, ini adalah bentuk nyata diplomasi kebudayaan Indonesia,” ujar Giring di Jakarta, Senin (20/10).
Giring juga menyoroti peran aktif masyarakat digital Indonesia dalam mendukung karya anak bangsa.
Ia menyebut Indonesia sebagai “trigger country” dalam industri musik global, sebagaimana diakui oleh platform Spotify dan YouTube dalam Konferensi Musik Indonesia.
Dhika pertama kali dikenal luas melalui gerakan tari khasnya sebagai Togak Luan (penari haluan perahu) dalam ajang Pacu Jalur.
Gerakannya yang lentur dan dinamis di atas perahu yang melaju kencang melahirkan tren “Aura Farming” yang kemudian ditiru oleh sejumlah tokoh dunia, termasuk pesepak bola Achraf Hakimi dan Neymar, serta atlet American Football Travis Kelce.
Giring menambahkan bahwa fenomena ini sejalan dengan keberhasilan budaya Indonesia lainnya, seperti lagu “Tabole Bale” yang mendominasi tangga lagu di Malaysia dan film animasi “Jumbo” yang mendapat apresiasi internasional. “Budaya itu lintas benua dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya.
Penampilan Rayyan Arkan Dhika dalam video klip Bollywood menjadi bukti bahwa ekspresi budaya lokal Indonesia mampu menembus batas geografis dan diterima secara global.
Dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap karya kreatif seperti ini dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat budaya yang dinamis dan berpengaruh.
Dengan tren budaya yang terus berkembang dan mendapat pengakuan internasional, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pionir dalam diplomasi budaya melalui seni, musik, dan tradisi lokal yang autentik. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari