Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Air India Rontok di Langit Gujarat! 242 Nyawa Melayang dalam Hitungan Detik

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 13 Juni 2025 | 04:42 WIB
Menurut Air India, terdapat 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga negara Portugal, dan satu warga Kanada dalam penerbangan tersebut.
Menurut Air India, terdapat 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga negara Portugal, dan satu warga Kanada dalam penerbangan tersebut.

RADAR SURABAYA- Pihak kepolisian India melaporkan bahwa seluruh 242 penumpang dan awak pesawat Boeing 787 milik Air India yang jatuh di India barat dinyatakan meninggal dunia, sebagaimana dilaporkan oleh Indian Express pada Kamis (12/6).

Sebelumnya, pada Kamis siang waktu setempat, media India ABP News memberitakan bahwa sebuah pesawat penumpang milik Air India jatuh di dekat Bandara Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat, India barat.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) India mengonfirmasi bahwa terdapat 242 orang di dalam pesawat, termasuk dua pilot dan sepuluh awak kabin.

Awalnya, surat kabar Indian Express melaporkan bahwa sedikitnya 150 orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Namun, dalam laporan terbaru, media tersebut menyatakan bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat dipastikan tewas.

Meskipun penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan, sejumlah pakar penerbangan menduga bahwa pesawat mengalami tabrakan dengan sekawanan burung saat lepas landas, yang kemungkinan menjadi penyebab utama insiden tersebut.

Kecelakaan pesawat Air India ini merupakan insiden fatal pertama yang melibatkan pesawat Boeing 787 Dreamliner, menurut data dari Aviation Safety Network.

Sejak penerbangan perdananya pada tahun 2009, tercatat telah terjadi 170 insiden yang melibatkan pesawat jenis Boeing 787. Namun, insiden di Ahmedabad ini menjadi yang pertama kali menimbulkan korban jiwa.(rak)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#air india #boeing 787 #Aviation Safety Network