Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kisah di Balik Dagestan (1): Republik di Rusia Pencetak Petarung Muslim Jawara UFC

Hildan Sepka • Kamis, 4 April 2024 | 20:35 WIB
Para petarung terbaik dunia di arena gulat yang dihasilkan dari Dagestan dengan pionernya sang jawara UFC, Khabib Nurmagomedov.
Para petarung terbaik dunia di arena gulat yang dihasilkan dari Dagestan dengan pionernya sang jawara UFC, Khabib Nurmagomedov.

NAMA Khabib Nurmagomedov harum di ajang Ultimate Fighting Championship (UFC). Kesuksesannya menumbangkan sang juara Conor McGregor dinilai membuka jalan buat para petarung asal Dagestan, Rusia, di panggung kejuaraan Mixed Martial Arts (MMA).

Setelah penampilannya yang gemilang, muncul generasi di bawahnya yakni Islam Makhachev, Islam Mamedov, hingga Usman Nurmagomedov, yang kini mulai dikenal penikmat olahraga tarung bebas MMA tersebut.

Di bawahnya ada lagi nama-nama seperti Magamed Ankalaev, Zabit Magomedsharipov, Omari Akhmedov, Muslim Salikhov, Rashid Magomedov, Rustan Khabilov dan Ali Bagautinov.

Saat ini, Islam Makhachev sudah memegang sabuk juara kelas ringan UFC. Sedangkan sepupu Khabib, Usman Nurmagomedov, telah menyandang gelar sebagai juara kelas ringan di Bellator.

Semua petarung ini diketahui berlatih bersama Khabib Nurmagomedov atau dikenal dengan Tim Khabib.

Melansir ESPN MMA, petarung-petarung yang tergabung di Tim Khabib menunjukkan statistik kemenangan yang impresif.

Dari tujuh petarung yang bergabung di tim Khabib, rekor yang ditorehkan mencapai 142 kali menang, tiga kali imbang, dan 11 kekalahan.

Mereka ini adalah para jawara dari Dagestan, sebuah wilayah republik di Kaukasus Utara, di bawah federasi Rusia, dengan total penduduk 3,1 juta orang yang mayoritas muslim.

Kiprahnya yang memukau dan dominan di sejumlah kejuaraan MMA, membuat komentator UFC, Joe Rogan, pun memiliki penilaian tersendiri soal kesuksesan para petarung yang berlatih bersama Khabib tersebut.

''Hal ini menarik. beberapa orang yang paling disiplin yang saya kenal adalah orang yang begitu taat beragama, terutama para petarung. Sepeti petarung-petarung beragama Islam asal Dagestan. Beberapa dari mereka adalah petarung yang dominan dan sangat taat beragama,'' ujar Rogan dalam unggahan video di kanal SK MMA, yang dikutip pada Kamis (4/4).

Menurut Rogan, dengan ketaatan terhadap nilai-nilai Islam, fokus para petarung tidak teralihkan ke hal-hal lain.

Sehingga, fokus utama mereka yaitu hanya pada keluarga, agama, dan latihan.

Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-25, Anda akan Selamat dari Siksa Kubur

Kata Rogan, para petarung tersebut juga cenderung tidak mau berlebihan dan menghambur-hamburkan uang untuk kesenangan belaka.

''Mereka sepertinya tidak berpesta seperti yang biasa dilakukan para hedonis. Padahal, mereka adalah petarung-petarung yang dominan. Mereka tidak mengubah gaya rambut. Fokus utama mereka hanya keluarga, agama, dan latihan. Mereka tidak mengejar gadis atau minum minuman beralkohol. Mereka hanya berlatih secara konsisten,'' kata aktor dan mantan atlet MMA Amerika Serikat tersebut.

Memang, Dagestan menjadi salah satu kota di Rusia yang melahirkan banyak petarung muslim juara UFC.

Hingga sekarang ekosistem itu terus berkembang dan jumlahnya terus bertambah. Terdapat nama-nama baru selain Khabib Nurmagomedov dan Islam Makhachev yang kini mulai mengorbit.

Dagestan memiliki sejarah konflik dengan negara tetangga. Hal ini membuat sebagian para pemuda Dagestan mengikuti dinas militer.

Sementara pemuda-pemuda yang tidak mengikuti dinas militer, kebanyakan memilih untuk berkarir di bidang olahraga seni bela diri campuran. Misalnya, gulat dan sambo.

Oleh karena itu, pemuda Dagestan termotivasi untuk mengikuti jejak Khabib Nurmagomedov yang memegang rekor juara UFC terpanjang degan 29 kali menang tanpa kalah.

Selain melihat kiprah Khabib, ada faktor lain yang mendorong jumlah petarung di Dagestan meningkat.

Salah satunya adalah faktor ekonomi. Kondisi ini mendorong pemuda di Dagestan untuk mengubah hidup.

Kampung halaman Khabib berada di Desa Sildi, Distrik Tsumadinsky, Dagestan. Tempat masa kecil Khabib dikenal sebagai kawasan paling bermasalah di Rusia. Kawasan itu kerap dijadikan sarang bagi kejahatan terorisme.

Oleh karena itu, olahraga menjadi alternatif untuk mengurangi kegiatan berbau terorisme di kawasan tersebut.

Banyak orang tua mempercayakan anaknya untuk berlatih gulat di Dagestan. Pasalnya, gulat merupakan olahraga murah-meriah yang bisa dijangkau oleh berbagai kalangan.

Khabib Nurmagomedov saat meng-KO Conor McGregor (terkapar) dan merebut juara UFC dari petarung asal Australia tersebut.
Khabib Nurmagomedov saat meng-KO Conor McGregor (terkapar) dan merebut juara UFC dari petarung asal Australia tersebut.

Lihatlah saat Khabib berpidato usai meng-KO Conor McGregor yang sumbarnya tak ketulungan.

Dia berterima kasih kepada masyarakat Dagestan dan mengungkapkan kebanggaannya menjadi warga Dagestan.

Khabib juga menjelaskan bahwa inspirasi dirinya datang dari kota kelahirannya tersebut.

"Inspirasi yang saya dapatkan datang dari sini, dari Dagestan, dari semua orang yang menunggu saya di sini. Terima kasih banyak," kata Khabib.

Selanjutnya, Islam Makhachev. Pria asal Dagestan itu pun sukses. Dia merupakan salah satu anak didik Khabib yang memenangkan kejuaraan kelas ringan UFC, dua tahun setelah Khabib pensiun.

Islam Makhacev makin tersohor. Namanya dikenal lantaran dia meraih rekor kemenangan beruntun. Totalnya, 12 kali selama 14 pertarungan di UFC.

Tak hanya masyarakat Dagestan yang terinspirasi oleh Khabib. Dalam UFC, muncul dinasti Nurmagomedov. Petarung itu dilatih langsung oleh Khabib.

Namanya mulai bertengger di daftar juara UFC. Misalnya Usman Nurmagomedov peraih juara kelas ringan Bellator UFC. Selain itu, ada Abubakar Nurmagomedov. Keduanya merupakan sepupu dari Khabib.

Nama-nama baru tersebut mulai bermunculan pada daftar petarung dari Dagestan di UFC. Di antaranya, Islam Mamedov dan Gadzhi Rabadanov. Mereka merupakan anak didik Khabib yang berlaga di Bellator 263 bersama Usman Nurmagomedov.

Nama-nama petarung Dagestan tersebut terus bertambah. Yakni, Magamed Ankalaev Zabit Magomedsharipov, Omari Akhmedov, Muslim Salikhov, Rashid Magomedov, Rustan Khabilov, dan Ali Bagautinov.

Tahun lalu, ESPN menghitung agregat petarung Dagestan di bawah Tim Khabib dengan rekor 142 kemenangan, 11 kekalahan, dan tiga kali imbang.

Tidak diragukan lagi kapasitas petarung dari Dagestan. Gulat menjadi olahraga utama sebagian besar pria di Dagestan.

Pada era modern, masyarakat Dagestan menggunakan pelatihan gulat untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kelompok teroris yang beberapa tahun silam disematkan pada negeri di atas awan ini, karena dikenal sebagai wilayah di Rusia yang paling anti-Israel dan pendukung utama Palestina. (hil/jay/bersambung)

Editor : Jay Wijayanto
#MMC #Rusia #khabib nurmagomedov #muslim #Islam Makhachev #dagestan #ufc #petarung