Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Patung Karapan Sapi Tinggal Landas Diresmikan Presiden Soeharto Tahun 1990

Lambertus Hurek • Kamis, 31 Maret 2022 | 03:34 WIB
TRADISI MADURA: Patung Karapan Sapi ini karya seniman Bali bernama I Nyoman Nuarta dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1990. (LUKMAN/RADAR SURABAYA)
TRADISI MADURA: Patung Karapan Sapi ini karya seniman Bali bernama I Nyoman Nuarta dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1990. (LUKMAN/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Jika melintas di Jalan Basuki Rahmat, maka akan dijumpai patung karapan sapi. Siapa sangka jika patung itu merupakan salah satu ikon kota Surabaya. Patung tersebut diberi nama Patung Karapan Sapi Tinggal Landas. Diresmikan Presiden Soeharto pada 1990.

Uniknya, patung yang sangat ikonik di Surabaya itu terbuat dari bahan tembaga. Patung yang nampak beringas dan penuh semangat tersebut merupakan karya dari seniman Bali bernama I Nyoman Nuarta. Ada tiga patung sapi lengkap dengan kaleles dan penunggangnya.

Patung tersebut memang terlihat begitu ikonik. Hal tersebut tak bisa lepas dari lokasi berdirinya yang tepat berada antaranya Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Panglima Sudirman. Jika dilihat dari Jalan Basuki Rahmat, maka patung tersebut tampak begitu gagah.

Walau berada di Kota Surabaya, namun patung tersebut diambil dari tradisi karapan sapi di Madura. Namun begitu, seiring dengan bertambahnya sejumlah monumen dan patung di Surabaya, keberadaannya tak seikonik awal berdirinya puluhan tahun silam.

Di samping itu, walau terbuat dari tembaga, namun patung tersebut sempat beberapa kali mengalami kerusakan. Di antaranya pada 2014 dan 2020 silam. Badan sapi terlihat berlubang. Beruntung Pemkot Surabaya segera mengambil tindakan dan patung itu kembali rapi seperti semula.

"Dulu memang sempat berlubang dan viral juga. Mungkin karena faktor usia, sudah dibangun sejak 1990. Tetapi saat ini patung tersebut sudah kembali seperti semula dan kembali bisa dinikmati warga Surabaya yang melintas di Jalan Basuki Rahmat," ujar Suharyanto, pegiat wisata Surabaya. (far/nur) Editor : Lambertus Hurek
#ikon karapan sapi surabaya #patung karapan sapi surabaya #patung karapan sapi Apotik Kali Asin #Nyoman Nuarta patung