RADAR SURABAYA - Polda Jatim dan Forkopimda Jatim menggelar apel Operasi Ketupat Semeru 2026 di lapangan Mapolda Jatim, Kamis (12/3). Operasi dimulai 13 Maret 2026 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 16.326 personel dikerahkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 yang bertujuan mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 personel kekuatan yang dilibatkan 16.326 personel terdiri dari kepolisian 9.609 personel, TNI 1.313 personel dan instansi terkait 5.404 personel.
"Total pos pengamanan terdata 238 pos terdiri dari 172 pos pam, 45 pos pelayanan dan 21 pos terpadu untuk mengamankan 20.097 titik yang menjadi bagian fokus pengamanan kita," ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (12/3).
Irjen Nanang menambahkan, seluruh personel telah sangat siap untuk pengamanan kegiatan arus mudik, malam takbiran, salat id dan kegiatan wisata serta arus balik di Jatim.
"Awal dari sebelum kegiatan ini sudah melaksanakan Operasi Pekat Semeru dan tentunya untuk menekan hal-hal yang bersifat tidak bagus," ucapnya.
Ia menegaskan selama ini tren gangguan kamtibmas sudah berhasil ditekan. Polda Jatim dan jajaran berusaha maksimal untum menciptakan situasi yang aman dan nyaman masyarakat di dalam melakukan aktivitas.
"Kita bisa melihat masyarakat sudah dengan tenang melaksanakan ibadah tarawih melakukan kegiatan bulan puasa dengan penuh khidmat," sebutnya.
Kemudian, lanjut Nanang, menjelang satu minggu lagi lebaran dan ada kegiatan Hari Raya Nyepi tentu kepolisian juga akan melakukan pengamanan terhadap kegiatan Hari Raya Nyepi umat Hindu yang berdekatan dengan lebaran.
Semua pengamanan sudah dipersiapkan mulai pengamanan kegiatan di tempat ibadah maupun tempat-tempat yang akan menjadi pemusatan kegiatan masyarakat.
"Baik itu akan melakukan kegiatan ritual ibadah mau melaksanakan doa bersama silaturahmi dan sebagaianya dan terakhir kegiatan silaturahmi keluarga. Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa personel kita ditempatkan pos pengamanan sangat siap sekali," tandasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto