RADAR SURABAYA – DPRD Jawa Timur mengajak masyarakat mengikuti Jawa Timur Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di halaman Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (7/10) malam.
Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Jawa Timur Bersholawat dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dan terbuka untuk masyarakat umum.
Baca Juga: Komisi E DPRD Jatim Minta Aturan Sumbangan Sekolah Diperjelas
Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama berdoa bagi Jawa Timur. Dia berharap pada usia ke-81, Jatim semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk hadir, bersholawat dan berdoa bersama. Semoga di usia ke-81 ini Jawa Timur semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan seluruh ikhtiar pembangunan mendapatkan keberkahan,” ujar Musyafak, Selasa (6/10).
Baca Juga: DPRD Jatim Minta Evaluasi Pola Revitalisasi Pasar Tradisional
Menurut Musyafak, Hari Jadi Jatim bukan hanya menjadi agenda pemerintah dan DPRD. Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam berbagai rangkaian kegiatan.
“Hari Jadi Jawa Timur ini bukan hanya milik pemerintah atau DPRD, tetapi milik seluruh masyarakat Jawa Timur. Karena itu, kita ingin rangkaiannya bisa menjadi ruang kebersamaan, ruang doa, sekaligus ruang untuk merawat budaya dan mengingat sejarah Jawa Timur,” katanya.
Baca Juga: Reses Dewan, DPRD Surabaya Temukan Warga 450 VA Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta
Dia mengatakan, pelaksanaan peringatan Hari Jadi tetap dilakukan dalam suasana efisiensi anggaran. Karena itu, kegiatan dikemas secara sederhana tanpa menghilangkan substansi dan keterlibatan masyarakat.
“Kita ingin semarak, tetapi tetap bersahaja. Yang paling penting bukan kemewahannya, melainkan makna, kebersamaan dan bagaimana masyarakat bisa ikut merasakan Hari Jadi Jawa Timur,” tegasnya.
Baca Juga: DPRD Jatim Usulkan Raperda Produk Halal dan Peternakan, Ini Pertimbangannya
Sekretaris DPRD Jatim Mohammad Ali Kuncoro menambahkan, Jawa Timur Bersholawat menjadi momentum untuk menciptakan suasana teduh sekaligus mendoakan perjalanan Jawa Timur di usia 81 tahun.
Baca Juga: Peringati Harhubnas, Anggota DPRD Cahyo dan Dishub Jatim Bagikan 100 Helm untuk Ojol
“Ini kegiatan kali pertama dilaksanakan di Gedung DPRD Jalan Indrapura. Kita tentu mengundang seluruh masyarakat Jawa Timur agar turut hadir, memeriahkan dan bersama-sama bersholawat untuk menebar energi yang teduh untuk Jawa Timur ke depan di usia 81 ini,” kata Ali.
Selain Habib Syech, kegiatan tersebut akan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta pimpinan dan anggota DPRD Jatim.
Ali mengatakan, Jawa Timur Bersholawat merupakan bagian dari konsep Harja Five Vibes. Konsep tersebut menempatkan lima agenda dengan nuansa berbeda, mulai dari religi, kenegaraan, budaya hingga sejarah.
Agenda berikutnya adalah Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim pada 12 Oktober 2026. Rapat digelar setelah upacara Hari Jadi Jatim di halaman Gedung Negara Grahadi.
Sekitar 500 undangan akan menghadiri agenda tersebut. DPRD Jatim juga memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti rapat paripurna dengan kuota 50 orang.
“Untuk masyarakat umum nanti akan ada pembatasan. Kita akan share melalui kanal resmi, ada 50 orang yang beruntung, siapa cepat dia dapat, semacam war tiket untuk mengikuti kegiatan rapat paripurna istimewa,” jelas Ali.
Rapat paripurna dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB. Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman telah terkonfirmasi menjadi pembicara.
Agenda selanjutnya berupa pagelaran wayang di halaman Gedung DPRD Jatim. Kemudian, DPRD Jatim menggelar haul Gubernur pertama Jawa Timur Raden Mas Tumenggung Aryo Suryo di Kabupaten Magetan.
Sementara agenda terakhir dijadwalkan pada 30 November 2026 berupa pengajian akbar dengan menghadirkan KH Anwar Zaid dari Bojonegoro.
Ali menegaskan seluruh rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim tetap diarahkan melibatkan masyarakat meski dalam suasana efisiensi anggaran. Pelaku UMKM juga akan dilibatkan dalam sejumlah agenda.
“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Jawa Timur supaya seluruh rangkaian kegiatan hari jadi bisa berlangsung dengan baik, semarak meskipun dalam suasana efisiensi, bersahaja tapi penuh dengan makna dan keceriaan dan pelibatan dari masyarakat kecil,” pungkasnya. (mus/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar surabaya