Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PKS Luncurkan Layanan Konsultasi Keluarga, Cegah Angka Perceraian 

Mus Purmadani • Senin, 6 Juli 2026 | 18:05 WIB
Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana
Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana

RADAR SURABAYA – Tingginya angka perceraian di Jawa Timur menjadi perhatian serius Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, DPW PKS Jawa Timur melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) meluncurkan Halo Rumah Keluarga Indonesia (Halo RKI), layanan call center konsultasi keluarga yang diharapkan menjadi ruang pendampingan bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga.

Baca Juga: PKS Jatim Seleksi Beasiswa PKPA, Targetkan Cetak 50 Advokat untuk Bantu Masyarakat Gratis

PKS memandang keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Dari keluargalah karakter, nilai-nilai kehidupan, dan kualitas generasi penerus dibentuk.

Urgensi penguatan keluarga juga tercermin dari tingginya angka perceraian di Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2025 terdapat 93.733 perkara perceraian yang diputus di Jawa Timur. Mayoritas merupakan cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri.

Baca Juga: F-PKS DPRD Jatim: Masih Ada Kesenjangan Meski Ekonomi Tumbuh

Ketua Bipeka DPW PKS Jawa Timur Nurul Arbaati mengatakan, Halo RKI merupakan bentuk komitmen partainya dalam menghadirkan layanan konsultasi keluarga yang mudah diakses masyarakat. Melalui layanan tersebut, warga dapat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan rumah tangga, mulai dari komunikasi pasangan, pola pengasuhan anak, hingga konflik keluarga.

"Melalui Halo RKI kami ingin memastikan setiap keluarga memiliki tempat untuk berkonsultasi ketika menghadapi persoalan. Harapannya, tidak ada lagi keluarga yang bingung harus ke mana mencari solusi. Ini adalah bentuk ikhtiar kami mendampingi keluarga agar tetap harmonis, tangguh, dan berkualitas," ujar Nurul.

PKSBaca Juga: Posko Mudik PKS Jatim di Terminal Purabaya Hadirkan Kopi hingga Pijat Gratis untuk Pemudik

Ia menjelaskan, ke depan Halo RKI akan terus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dengan demikian, layanan konsultasi diharapkan dapat diakses lebih cepat, mudah, bahkan tersedia selama 24 jam.

"Ke depan Halo RKI dirancang menjadi layanan yang semakin modern dengan dukungan AI sehingga masyarakat dapat memperoleh akses konsultasi secara cepat dan mudah," katanya.

Baca Juga: Al Muzzamil Yusuf : Kader PKS Itu Ujung Tombak sekaligus Ujung Tombok dalam Setiap Bencana

Selain Halo RKI, PKS Jawa Timur juga meluncurkan Sekolah Keluarga Indonesia (SKI) sebagai sarana edukasi keluarga serta Pos Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PPEK) untuk memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana menegaskan, peluncuran berbagai program tersebut bukan sekadar seremoni memperingati Harganas, melainkan bagian dari gerakan membangun keluarga sebagai fondasi peradaban.

"Hari ini kita bukan hanya meluncurkan sebuah program, tetapi juga menggerakkan upaya membangun peradaban melalui keluarga. Karena keluarga adalah sekolah pertama kehidupan. Di sanalah karakter dibentuk, akhlak ditanamkan, dan masa depan bangsa dipersiapkan," katanya.

Menurut Bagus, keluarga saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pengaruh media digital, lemahnya komunikasi dalam rumah tangga, hingga tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi keharmonisan keluarga.

Karena itu, masyarakat membutuhkan layanan pendampingan yang profesional, mudah diakses, dan mampu memberikan solusi ketika menghadapi persoalan keluarga.

"Kalau keluarga kita kuat, masyarakat akan kuat. Kalau masyarakat kuat, bangsa pun akan kuat. Karena itu, perhatian terhadap keluarga bukan agenda sampingan, melainkan agenda strategis untuk menyiapkan masa depan Indonesia," tegasnya.

Ia menambahkan, melalui berbagai program tersebut PKS ingin menunjukkan kehadirannya tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan berdaya. (mus/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#keluarga #perceraian #PKS #layanan