Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hari Ini Tercatat 21 Kali Erupsi, Warga Diminta Waspada Hujan Abu dan Banjir Lahar Gunung Semeru 

Nurista Purnamasari • Jumat, 29 Mei 2026 | 15:16 WIB
Erupsi Gunung Semeru yang terekam pada Jumat (29/5). (ISTIMEWA)
Erupsi Gunung Semeru yang terekam pada Jumat (29/5). (ISTIMEWA)

 
RADAR SURABAYA - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Jumat (29/5), gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami 21 kali erupsi hanya dalam kurun waktu enam jam. 

Letusan terpantau dengan ketinggian kolom abu mencapai 500–1.000 meter di atas Kawah Jonggring Saloko. 

Kondisi ini membuat otoritas kebencanaan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya susulan.

Baca Juga: Jip Wisata Bromo Kecelakaan Jumat Pagi, Wisatawan dan Sopir Tewas

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, Mukdas Sofian, melaporkan bahwa erupsi terjadi pada pukul 09.43 WIB dengan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak. 

Sementara itu, laporan PVMBG mencatat erupsi lain terjadi pada pukul 20.10 WIB dengan awan panas guguran meluncur ke arah tenggara menuju Besuk Kobokan sejauh 1.000 meter.

Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dampak langsung dari erupsi. 

Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Pendaki, Pendakian Gunung Semeru Sudah Dibuka

Namun, arah angin yang bertiup ke barat laut berpotensi membawa hujan abu hingga ke wilayah Kabupaten Malang.

“Laporan dampak sementara nihil, belum ada laporan yang masuk. Tapi kalau arah anginnya ke barat, hujan abu bisa terjadi di sekitar Malang,” ujarnya.

Isnugroho menambahkan bahwa status aktivitas vulkanik Semeru masih berada di Level III (Siaga). 

Baca Juga: Doa Kiai Zainuddin MZ di Dupak Surabaya Tahun 1990-an Sangat Mustajab, Hujan Deras pun Mereda

Intensitas letusan yang tinggi berisiko menimbulkan hujan abu dan banjir lahar jika terjadi hujan deras. 

Ia mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak, serta menjaga jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran tersebut.

Dalam laporan pengamatan, kondisi visual gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. 

Cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga berawan dengan suhu udara sekitar 20 derajat Celsius. 

Baca Juga: Viral! Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Korban Mencapai Ribuan, Kerugian Tembus Rp 60 Miliar

Selama periode pengamatan, tercatat 26 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm dan durasi 96–209 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa hembusan serta dua kali gempa tektonik jauh. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#hujan abu #banjir lahar #gunung semeru erupsi #gunung semeru #lumajang