RADAR SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membekali mahasiswa Program Studi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk sektor pertahanan dan keamanan negara.
Langkah ini dilakukan melalui kuliah tamu yang menghadirkan pakar AI sekaligus perwira tinggi TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Dr. Ir. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, M.T., IPU, ASEAN Eng.
Dalam paparannya, Arwin menegaskan bahwa teknologi AI kini menjadi kebutuhan mutlak dalam dunia militer modern.
Pemanfaatannya dinilai mampu meningkatkan efektivitas operasi, mulai dari pengambilan keputusan strategis yang lebih cepat,
pemantauan pergerakan lawan secara akurat, hingga pengendalian sistem persenjataan otomatis dan terintegrasi.
Baca Juga: Psikolog Unair Surabaya Sebut Satu dari Tujuh Remaja Alami Gangguan Mental, Asia Pasifik Terbanyak
Namun, ia mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi ketertinggalan signifikan dalam pengembangan teknologi tersebut.
“Indonesia diperkirakan masih tertinggal sekitar 20 tahun dibandingkan negara-negara maju dalam pengembangan dan penerapan AI di sektor pertahanan,” ujarnya, Selasa (12/5).
Meski demikian, Arwin menekankan bahwa penggunaan AI dalam militer tetap harus mematuhi hukum internasional serta prinsip hak asasi manusia.
Unesa Siapkan SDM Unggul di Bidang AI
Kepala Program Studi Kecerdasan Artifisial Unesa, Dr. Elly Matul Imah, M.Kom., menjelaskan bahwa kuliah tamu ini bertujuan menyelaraskan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan nyata di lapangan, baik di sektor pertahanan maupun industri.
Menurutnya, penguatan kompetensi mahasiswa menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap teknologi asing.
“Kami menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menguasai teknologi AI agar dapat mengembangkan sistem pertahanan nasional secara mandiri,” kata Elly.
Ia berharap lulusan AI Unesa mampu berkontribusi dalam menciptakan teknologi pertahanan yang inovatif dan berdaya saing global.
Baca Juga: CERIA Surabaya: Dorong Literasi, Dongeng Jadi Senjata Lawan Gawai
Gandeng Pakar Global, Termasuk dari Meta
Ke depan, Unesa berencana memperluas kolaborasi internasional dengan menghadirkan pakar teknologi kelas dunia.
Pada Juli mendatang, program studi tersebut akan mengundang ahli dari Meta Platforms, perusahaan teknologi global yang berbasis di New York, Amerika Serikat.
Kehadiran pakar internasional diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa terkait perkembangan terbaru teknologi AI dan aplikasinya di berbagai sektor, termasuk pertahanan.
Mahasiswa Dipersiapkan Hadapi Tantangan Masa Depan
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman komprehensif mengenai dunia kerja dan tantangan profesi di bidang teknologi.
“Mereka dipersiapkan agar mampu menjadi bagian dari solusi untuk mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang teknologi, khususnya dalam mendukung sistem keamanan dan pertahanan nasional,” pungkas Elly.(rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan