RADAR SURABAYA - Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5) sekitar pukul 11.40 WIB.
Insiden ini melibatkan dua microbus Toyota HiAce, satu Toyota Rush, dan satu SUV Renault.
Meski kendaraan mengalami kerusakan parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kabar Baik! Pemkot Surabaya Naikkan Insentif Penjaga TPS, Ada Kontrak Khusus Jaga Kebersihan
Kini, rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik kejadian viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV yang beredar, Toyota HiAce bernopol BE 7013 AQ tersebut terlihat melaju kencang di jalan menurun dan berkelok.
Saat jalanan sepi kencadaraan Toyota HiAce tersebut tampak melaju kencang, namun saat melewati tikungan dan padat kendaraan di lajur berlawanan, mobil tersebut kemudian menyerempet beberapa mobil dan banting stir ke sisi kanan kemudian menabrak tiang listrik hingga akhirnya berhenti.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Polres Probolinggo, Iptu Aditya, kecelakaan bermula saat Toyota HiAce bernopol BE 7013 AQ yang dikemudikan AE membawa tujuh penumpang (enam WNA dan satu WNI) melaju dari arah selatan ke utara.
Baca Juga: Empat Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Probolinggo, Polisi Masih Olah TKP
Saat melewati jalan menurun, kendaraan kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Mobil tersebut kemudian menabrak Toyota Rush, SUV Renault, serta HiAce lain yang datang dari arah berlawanan, sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tiang listrik di pinggir jalan.
Delapan orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan ini. Tiga korban dari SUV Renault dirawat di RSUD Ar Rozy, sementara enam wisatawan asal Singapura yang menumpangi HiAce dirawat di Puskesmas Sukapura.
Baca Juga: Dipicu Masalah Rumah Tangga, Ibu Muda di Mamuju Ajak Tiga Anak Minum Racun Rumput
Beruntung, tidak ada korban jiwa dan mobil tidak sampai menyasar kerumunan warga di sekitar lokasi.
Mahfud, sopir Toyota Rush yang terlibat kecelakaan, menuturkan bahwa saat kejadian lalu lintas di pertigaan setempat sedang terhenti karena acara adat warga Tengger.
Ia mendengar teriakan warga yang menyebut “rem blong” sebelum HiAce meluncur deras dan menabrak mobilnya.
Setelah itu, HiAce terus melaju dan menabrak SUV Renault hingga terbalik di pinggir jalan. “Kalau tidak ada pembatas jalan, mobil Renault bisa jatuh ke rumah warga,” jelas Mahfud.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Tembus 4 Besar Moto3 Prancis 2026 di Le Mans
Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab teknis kecelakaan.
Dugaan sementara, rem blong menjadi pemicu utama insiden yang melibatkan wisatawan mancanegara tersebut. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari