RADAR SURABAYA - Menjelang masuknya jemaah haji tahun 2026, 21 April mendatang Asrama Haji Surabaya dikebut menyelesaikan perbaikan fasilitas untuk kenyamanan dan kelancaran pelayanan. Berbagai pembenahan terus dikebut mulai dari kamar jemaah hingga, hall peneriman jemaah, ditargetkan rampung sepenuhnya pada 17 April 2026.
Kepala Sub Bagian Umum Asrama Haji Surabaya, Abdullah Mawardi, menyampaikan bahwa perbaikan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi evaluasi sebelumnya. Berbagai kekurangan yang sempat ditemukan kini telah ditangani secara bertahap.
"Kekurangan yang kemarin ditemukan sudah kita perbaiki. Seperti pipa Bir Ali yang bocor sudah diperbaiki, lantai yang rusak juga sudah dikerjakan," ungkap Mawardi, Kamis (9/4).
Baca Juga: Program Bus Pedagang Subuh Dorong Ekonomi Rakyat di Jawa Timur
Secara rinci, dari total 587 kamar yang akan difungsikan untuk menampung jemaah, sebelumnya tercatat ada sekitar 120 kamar yang mengalami kerusakan. Hingga saat ini, progres perbaikan telah mencapai 75 persen.
"Yang sudah diperbaiki ada 62 kamar, masih tersisa sekitar 60 kamar yang dalam proses pengecatan dan perbaikan. Insya Allah segera selesai sebelum jemaah datang," tuturnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, menegaskan bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh di semua lini. Pembenahan menyasar fasilitas yang mengalami keausan agar nantinya dapat berfungsi secara maksimal saat digunakan jemaah.
"Saat ini juga sedang persiapan semua nggih, termasuk asrama haji. Artinya beberapa yang mengalami keausan sedang direhab dan sebagainya, nah kita tahu sendiri seperti itu. Jadi insyaallah pada hari H-nya nanti sudah ready semua seperti itu. Termasuk kamar tidur," ujar Anam.
Baca Juga: Angka Kecelakaan Kereta Api Meningkat, KAI Beri Edukasi Keselamatan kepada Siswa di Surabaya
Ia menambahkan, dalam satu hari kedatangan dan keberangkatan Asrama Haji dapat melayani hingga lima kloter sementara tahun lalu berkisar dua kloter. Mengingat jemaah tahun ini sangat banyak mencapai 43.200 orang dengan 116 kloter.
Untuk menunjang mobilitas dan kenyamanan jemaah, pihaknya juga menambah fasilitas penunjang. Salah satunya adalah penyediaan armada mobil golf yang jumlahnya akan diperbanyak dibandingkan tahun sebelumnya. "Insyaallah ada 6 unit mobil golf untuk membantu jemaah lansia hingga disabilitas," tuturnya.
Terkait alur pelayanan, Anam menjelaskan proses kedatangan jemaah akan dilayani di dua titik utama, yaitu hall Mina dan Aula Muzdalifah. Sedangkan untuk proses keberangkatan, tetap menggunakan jalur utama di Aula Bir Ali
"Kalau kedatangan dari daerah kan ada dua, hall Mina sama Muzdalifah. Untuk keberangkatan ada di Bir Ali. Sudah ready semua, tidak ada masalah untuk dua aula itu. Alhamdulillah. Yang memang banyak kita benahi saat ini adalah kamar untuk jemaah," pungkasnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek