Wagub Jatim Emil Dardak Desak Pertamina Jaga Distribusi LPG 3 Kg, Stok Dipastikan Aman
RADAR SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mendesak PT Pertamina (Persero) untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram (gas melon) berjalan lancar di seluruh wilayah Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Emil saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pangkalan LPG kawasan Jemursari, Surabaya, Senin (6/4).
Ia menegaskan, tidak boleh ada kelangkaan LPG yang berdampak pada masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Distribusi harus lancar. Jika terjadi kekosongan di pangkalan, harus segera direspons dengan suplai dari agen atau SPBE,” ujar Emil.
Stok LPG Nasional Aman, Jatim Punya Cadangan Distribusi 4,4 Hari
Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), ketahanan stok LPG nasional berada di atas 20 hari.
Sementara itu, stok siap salur di Jawa Timur berada di kisaran 4,4 hari sebagai bagian dari sistem distribusi yang terus bergerak.
Emil menjelaskan, angka tersebut merupakan bagian dari mekanisme logistik energi, di mana pasokan LPG terus mengalir dari terminal hingga pangkalan.
“Jika dihitung secara keseluruhan, termasuk stok dalam perjalanan dan di pelabuhan, jumlahnya lebih dari 20 hari. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
36 Ribu Pangkalan LPG Jadi Tulang Punggung Distribusi
Distribusi LPG di Jawa Timur saat ini ditopang oleh sekitar 36.000 pangkalan resmi.
Pangkalan ini menjadi titik utama penyaluran sekaligus acuan harga bagi masyarakat.
Pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg sekitar Rp18.000 per tabung di tingkat pangkalan.
“Kami imbau masyarakat membeli di pangkalan resmi agar harga tetap sesuai HET dan pasokan lebih terjamin,” kata Emil.
Pertamina Jamin Pasokan Energi Tetap Stabil
Dalam sidak tersebut, Emil didampingi jajaran PT Pertamina (Persero), termasuk Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa.
Baca Juga: Strategi Ampuh Lolos SNBT 2026: Jadwal, Materi, dan Tips Persiapan UTBK Terbaru
Pertamina memastikan distribusi LPG tetap terkendali dan pasokan energi dalam kondisi aman.
“Stok LPG nasional aman hingga 20 hari, sementara yang siap didistribusikan sekitar 4,4 hari. Kami terus menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat,” ujar Iwan.
Pembelian LPG 3 Kg Dibatasi, Ini Tujuannya
Untuk memastikan LPG bersubsidi tepat sasaran, pemerintah menerapkan pembatasan pembelian.
Rumah tangga maksimal membeli 10 tabung per bulan, sementara pelaku UMKM dibatasi hingga 15 tabung per bulan.
Kebijakan ini diharapkan dapat mencegah penimbunan sekaligus menjaga distribusi LPG tetap merata di masyarakat.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan