Gara-Gara Beda Atribut, Pemuda di Ngawi Dikeroyok Rombongan Pesilat
Nurista Purnamasari• Senin, 6 April 2026 | 22:13 WIB
VIRAL: Video pengeroyokan pemuda di Ngawi oleh rombongan konvoi pergirian silat. (Instagram/@lambe_turah)RADAR SURABAYA - Lagi-lagi aksi anarkis kelompok perguruan silat menghebohkan jagat maya. Kali ini terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebuah video pengeroyokan pemuda di depan Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Ngawi, oleh rombongan pesilat viral di media sosial.Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4). Korban yang saat itu sedang mengantar ibunya dengan sepeda motor diduga menjadi sasaran rombongan konvoi perguruan silat.Peristiwa bermula ketika korban berpapasan dengan rombongan lain usai menghadiri pengajian. Baca Juga: Viral Bentrok Pesilat dan Warga di Madiun, Diduga Dipicu FlareAtribut berbeda yang dikenakan korban diduga memicu bentrokan, sehingga ia tidak sempat menghindar dan akhirnya dikeroyok di tengah jalan.Beberapa orang yang diduga ikut melakukan pengeroyokan pun akhirnya diamankan pihak berwajib. Video kejadian tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat dan warganet yang menyoroti perilaku anarkis oknum dalam rombongan silat. Baca Juga: Persik Kediri vs Persijap Jepara Berakhir 0-0, Penalti Gagal Gagalkan Kemenangan Tuan Rumah“Dikit2 ribut, dikit2 tawuran, mending sukarela aja deh gantiin TNI pergi ke Lebanon sana,” komentar akun @cit***.“Padahal dia sedang membonceng ibunya ߘ cuma perkara pake baju beda aliran silat langsung dikeroyok di depan ibunya. Ya Allah, gak duwe ati temen sing ngeroyok iku. SDM rendah,” tulis akun @ren***.“Jagoan kok kroyokan,” komentar akun @nev***. “Yg dikroyok 1 pendekar lagi menjemput surganya dari pengajian..yg ngeroyok ratusan pendekar lagi cari nerakanya,” tulis akun @fat***.Baca Juga: Tawuran di Jalan Moestopo Surabaya, Dua Remaja Ditetapkan Tersangka“Harusnya silat itu tentang self-control, bukan lose contro,” komentar akun @rio***.“Saya sebagai orang ngawi asli juga ikutan malu ishhhh...,” tulis kaun @chi***.Aksi anarkis kelompok perguruan silat tersebut menambah daftar panjang aksi serupa, khususnya yang terjadi di wilayah Jawa Timur. (net/nur) Editor : Nurista Purnamasari