Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Teror Buaya di Sungai Tunjung Bangkalan: Ibu dan Anak Ditemukan Tewas, Warga Dibikin Resah

Nurista Purnamasari • Rabu, 1 April 2026 | 22:53 WIB
Buaya yang muncul di kafe dekat Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. (Foto: Istimewa)
Buaya yang muncul di kafe dekat Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. (Foto: Istimewa)
RADAR SURABAYA - Ternyata teror buaya bukan hanya bisa disaksikan di film-film. Di kehidupan nyata pun terjadi. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. 
Tragedi memilukan menimpa seorang ibu berinisial SR, 35, dan anaknya IB, 8, yang dilaporkan hilang di Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, sejak Selasa (31/3).
Setelah dilaporkan hilang, mereka akhirnya ditemukan tewas. Penemuan ini menambah kecemasan warga yang sebelumnya sudah diresahkan oleh kemunculan buaya di sungai tersebut.
Baca Juga: Eri Cahyadi Perketat SOP TPS, Larang Sampah Non-Rumah Tangga dan Truk Nakal
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bangkalan, M. Zainul Qomar, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan tim SAR Sumenep dan Surabaya. 
“Dari tadi malam ada tiga penyelam dari Surabaya yang ikut membantu pencarian. Sungai ini habitat buaya, jadi pencarian dilakukan sangat hati-hati,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Rabu (1/4).

Kronologi Hilangnya Korban

SR dan IB dilaporkan hilang sejak Selasa (31/3) dini hari, setelah meninggalkan rumah dengan membawa tas, sandal, dan ponsel. 

Baca Juga: Buaya Liar Muncul di Kali Wonorejo, Warga Diminta Waspada

Pihak keluarga menemukan barang pribadi korban di tepi Sungai Tunjung, namun ponsel dan dompet tidak ditemukan. Nomor ponsel korban sempat aktif pukul 06.00 WIB, tetapi kemudian tidak bisa dihubungi lagi.

Keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada camat setempat dan BPBD. Petugas gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. 

Dari hasil penyelaman, permukaan sungai diketahui bukan tanah liat sehingga tubuh korban diperkirakan hanyut terbawa arus. Pencarian diperluas hingga 5,5 kilometer ke arah hilir.

Baca Juga: Bursa Transfer Panas! Liverpool & Manchester United Incar Nico Schlotterbeck, Dortmund Mulai Khawatir

Setelah pencarian sejak pagi, tubuh SR ditemukan sejauh 1 kilometer dari titik awal. Tak lama kemudian, tubuh IB ditemukan berjarak 100 meter dari lokasi ibunya. 

“Setelah ibunya ditemukan, petugas terus melakukan penyisiran dan akhirnya menemukan tubuh anaknya,” kata Zainul. Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

Ancaman Buaya di Sungai Tunjung

Tragedi ini terjadi di tengah keresahan warga atas kemunculan buaya di Sungai Tunjung. 

Baca Juga: Dominasi Total! Atlet Jatim Sumbang Medali Terbanyak untuk Indonesia di Wushu Junior 2026

Camat Burneh, Erwin Yusoef, mengonfirmasi bahwa dua ekor buaya dengan ukuran berbeda kerap muncul di sungai, bahkan sempat naik ke halaman sebuah kafe di tepi sungai. 

“Dari kemarin kita pasang perangkap, namun sampai tadi malam belum mendapatkan hasil. Ada dua ekor buaya, satu lebih dari satu meter, satunya lebih kecil,” jelasnya.

BPBD Bangkalan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk penanganan predator tersebut. 

“Upaya yang kita lakukan dengan memasang perangkap di dekat sarangnya supaya warga tidak resah,” tutur Zainul.

Warga sekitar mengaku khawatir jika ada induk buaya berukuran lebih besar yang masih bersembunyi. 

“Itu kan dua anaknya ya. Takutnya ada induknya yang lebih besar dan masuk ke pemukiman. Semoga bisa segera ditemukan dan dievakuasi,” ujar Qomariyah, salah satu warga. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#sungai tunjung #teror buaya #ibu dan anak tewas #madura #bangkalan