Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

TRAGIS! Pabrik Tahu di Pakisaji Malang Meledak, Pekerja Tewas di Tempat

Muhammad Firman Syah • Minggu, 1 Februari 2026 | 09:32 WIB

 

Hancur : Pabrik tahu di Pakisaji Malang porak-poranda akibat ledakan.
Hancur : Pabrik tahu di Pakisaji Malang porak-poranda akibat ledakan.

Malang — Ledakan maut terjadi di sebuah pabrik tahu di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebuah ketel uap dilaporkan meledak pada Sabtu (31/1) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, menewaskan seorang pekerja di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Purnomo ,50, warga setempat. Saat peristiwa nahas itu terjadi, korban tengah bertugas sebagai operator tungku pemanas ketel uap yang digunakan dalam proses produksi tahu.

Informasi yang dihimpun, ledakan bermula ketika korban sedang menyalakan tungku menggunakan kayu bakar untuk menghasilkan uap panas guna merebus air bahan baku tahu. Diduga, tekanan uap di dalam ketel mengalami peningkatan berlebih hingga akhirnya meledak.

Saksi mata sekaligus rekan kerja korban, M Saiful ,57, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras dan mengagetkan seluruh pekerja di dalam pabrik.

“Awalnya ketel sudah dinyalakan sejak pagi. Biasanya kalau tekanan uap berlebih, asap keluar sendiri. Tapi ini baru sekitar lima menit, tiba-tiba terdengar suara ‘bleng’ seperti bom,” ujar Saiful kepada wartawan.

Saat ledakan terjadi, Saiful mengaku sedang berada di ruang produksi menggiling kedelai, sementara korban berada di luar untuk menjaga tungku ketel uap.

“Saya kaget, langsung keluar sambil teriak-teriak mencari Pak Purnomo, tapi tidak ada jawaban. Setelah saya cari, beliau sudah menggeletak di dekat ketel, badannya bercampur abu dan sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Kasihumas Polres Malang, Bambang Subinajar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa petugas kepolisian bersama tim Identifikasi Satreskrim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

“Diduga terjadi tekanan uap dan suhu panas berlebihan di dalam ketel, sehingga menyebabkan ledakan,” terang Bambang saat dikonfirmasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan direncanakan dibawa ke RS Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami faktor teknis yang menyebabkan ledakan ketel uap tersebut. (she/fir)

 

Editor : M Firman Syah
#malang #meledak #tewas #pabrik tahu