RADAR SURABAYA — Ketersediaan stok beras di Jawa Timur (Jatim) dipastikan dalam kondisi aman. Wakil Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jatim, Sugeng Hardono, mengungkapkan bahwa total stok beras di Bulog Jatim saat ini mencapai 895.164 ton. Jatim berkontribusi pada 23 persen stok beras nasional.
"Jumlah tersebut berkontribusi 23 persen terhadap total stok beras nasional yang saat ini tercatat sebesar 3.881.708 ton," ujarnya dalam paparan High Level Meeting (HLM) TPID–TP2DD–TP2ED Provinsi Jawa Timur 2025 di Surabaya, Selasa (25/11).
Sugeng menyampaikan bahwa hingga Senin (24/11) pengadaan beras dalam negeri oleh BULOG Jatim juga menunjukkan kinerja positif. Realisasi pengadaan setara beras mencapai 684.796 ton, atau 98,4 persen dari target 695.900 ton.
“Kontribusi realisasi pengadaan beras dari Jawa Timur mencapai 22 persen dari total realisasi pengadaan nasional,” ujarnya.
Dengan asumsi kebutuhan penyaluran BULOG di Jawa Timur sebesar 49.499 ton per bulan, ketahanan stok BULOG Kanwil Jatim diprediksi mencapai 15 bulan. Kondisi ini dinilai sangat memadai untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Jawa Timur juga terus berjalan. Hingga Senin (24/11), total penyaluran SPHP di wilayah Jatim telah mencapai 83.198 ton.
Menurut Sugeng, capaian ini menunjukkan komitmen BULOG Jatim dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat. “Kami terus bekerja memastikan pasokan beras aman dan distribusi berjalan optimal,” pungkasnya. (mus/gun)
Editor : Guntur Irianto