RADAR SURABAYA - Sebuah video konvoi motor di wilayah perbatasan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri mendadak viral di media sosial, termasuk Instagram dan TikTok.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/11) itu, memperlihatkan sejumlah pengendara berhenti di tengah jalan sambil membentangkan bendera.
Meski berlangsung singkat, aksi tersebut sempat menutup akses jalan dan mengganggu pengguna jalan lain.
Polisi kemudian turun tangan untuk membubarkan kerumunan agar tidak menimbulkan gangguan lebih lanjut.
Kabag Ops Polres Blitar Kota, Kompol Agus Tri, menegaskan bahwa aksi konvoi tersebut diduga hanya untuk kebutuhan konten.
“Benar, tapi sepertinya itu hanya bikin konten. Pulangnya dikawal, tapi di wilayah Kecamatan Udanawu mereka saling menunggu dan membuat konten di perbatasan kota,” ujarnya kepada wartawan, Senin (24/11).
Agus menjelaskan, rombongan pengendara motor itu berasal dari Kediri dan datang ke Blitar untuk menyaksikan acara perguruan silat di Kecamatan Sanankulon.
"Ada acara salah satu perguruan silat di rayon Genengan, mungkin ada yang share di media sosial, lalu datang rombongan dari Kediri yang sebenarnya tidak diundang,” tambahnya.
Menurut laporan awal, kegiatan tersebut hanya melibatkan sekitar 50 orang sehingga jumlah personel pengamanan disesuaikan.
Acara selesai sekitar pukul 13.00 WIB, namun saat rombongan kembali, sempat terjadi aksi konvoi di perbatasan yang langsung dibubarkan polisi. Agus menegaskan pihaknya juga telah meminta keterangan dari ketua penyelenggara acara.
“Kemungkinan nanti akan dibuat video permintaan maaf yang diunggah di media sosial. Yang jelas kami sudah melakukan pengamanan sesuai prosedur untuk menjaga kondusivitas,” tandasnya. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari