RADAR SURABAYA – Kondisi ketenagakerjaan di Jawa Timur (Jatim) terus menunjukkan tren positif. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Zulkipli, menyampaikan bahwa jumlah angkatan kerja di Jawa Timur pada Agustus 2025 mencapai 24,76 juta orang, atau bertambah 282,42 ribu orang dibandingkan Agustus 2024.
“Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Jawa Timur juga meningkat menjadi 73,98 persen, naik 0,53 persen poin dibanding tahun sebelumnya,” ujar Zulkipli dalam keterangannya, Rabu (5/11).
Menurutnya, jumlah penduduk yang bekerja pada periode yang sama mencapai 23,80 juta orang, naik 439,92 ribu orang dibandingkan Agustus 2024. Sektor yang mencatat peningkatan terbesar adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dengan tambahan 285,90 ribu pekerja.
“Sebaliknya, penurunan tenaga kerja terjadi pada sektor Jasa Lainnya, dengan berkurangnya sekitar 108,73 ribu orang,” jelas Zulkipli.
Dari sisi struktur pekerjaan, 38,27 persen penduduk Jawa Timur bekerja pada kegiatan formal, namun angka ini sedikit menurun 0,24 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur tercatat sebesar 3,88 persen pada Agustus 2025, menurun 0,31 persen poin dibanding Agustus 2024.
“Penurunan TPT ini menunjukkan perbaikan kondisi ketenagakerjaan, meskipun sebagian besar pertumbuhan pekerjaan masih terjadi di sektor informal,” pungkasnya. (mus/gun)
Editor : Guntur Irianto