Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Empat Orang Satu Keluarga Meninggal Akibat Longsor di Trenggalek

Nurista Purnamasari • Senin, 3 November 2025 | 11:33 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

RADAR SURABAYA - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Jawa Timur. Lima orang warga yang masih satu keluarga di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, tertimbun material longsor saat sedang beristirahat di dalam rumah pada Sabtu (1/11) malam.

Empat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyampaikan bahwa proses evakuasi berlangsung dalam dua tahap.

“Dua korban meninggal dan satu korban selamat berhasil dievakuasi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dua korban lainnya ditemukan pada Minggu pagi pukul 08.40 dan 09.20 WIB,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (2/11).

Longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bendungan, termasuk Desa Dawuhan dan Depok, sejak Sabtu malam pukul 21.00 WIB.

Tebing setinggi 25 meter yang berada tepat di belakang rumah korban longsor dan menimbun bangunan hingga rata dengan tanah.

Begitu menerima laporan warga hilang, BPBD Trenggalek bersama tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian pada pukul 22.00 WIB.

Tiga korban pertama ditemukan malam itu, dua di antaranya meninggal dunia dan satu selamat dengan luka akibat tertimpa atap rumah.

Korban meninggal pertama diidentifikasi sebagai pasangan suami istri Sarip, 60, dan Welas , 53, sementara korban selamat bernama Wijianto, 30, yang berada di bilik belakang rumah saat kejadian.

Pencarian sempat dihentikan pada Minggu dini hari pukul 01.00 WIB karena kondisi tanah yang labil dan hujan yang terus mengguyur.

Operasi dilanjutkan pukul 07.00 WIB dan berhasil menemukan dua korban terakhir, yakni Fajar Puji Wibowo, 19, yang dievakuasi pukul 09.20 WIB.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Tragedi longsor di Desa Depok, Trenggalek, menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor, terutama saat musim hujan. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#trenggalek #tim sar #hujan deras #Jawa Timur #longsor #satu keluarga meninggal