RADAR SURABAYA — Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur (Dispora Jatim) resmi membuka pendaftaran Gerak Jalan Mojokerto–Suroboyo (GMS) 2025, ajang olahraga tahunan yang menempuh jarak 55 kilometer.
Pendaftaran peserta dapat dilakukan secara daring melalui laman gms2025.id mulai Jumat, 31 Oktober hingga 14 November 2025.
Selain itu, calon peserta juga bisa mendaftar secara langsung di Kantor Dispora Jatim, Jalan Kayoon, Surabaya, pada 8–14 November 2025 pukul 09.00–15.00 WIB.
Start dari Mojokerto, Finish di Surabaya
Kegiatan GMS 2025 akan digelar pada Sabtu, 15 November 2025. Para peserta akan dilepas dari Lapangan Surodinawan, Kota Mojokerto, dan finish di Tugu Pahlawan, Surabaya.
Kepala Dispora Jatim, Hadi Wawan Guntoro, menjelaskan bahwa peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan kesehatan sebelum mengikuti kegiatan ini.
Syarat Pendaftaran Gerak Jalan Mojokerto–Suroboyo 2025
1. Berusia minimal 17 tahun
2. Melampirkan fotokopi KTP/SIM/kartu pelajar
3. Melampirkan fotokopi kartu BPJS
4. Menyertakan surat keterangan kesehatan
5. Bagi peserta di bawah 18 tahun, wajib melampirkan surat persetujuan orang tua atau wali
"Kami mengedepankan asas kehati-hatian karena jarak tempuhnya mencapai 55 kilometer. Peserta diimbau tidak memaksakan diri,” kata Hadi, Jumat (31/10/2025).
Koordinasi dengan Dinkes dan Fasyankes
Dispora Jatim juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk memastikan kesiapan tenaga medis serta langkah mitigasi jika terjadi masalah kesehatan selama pelaksanaan.
Cerita Sejarah Majapahit hingga Nusantara
Tahun ini, GMS 2025 akan tampil lebih semarak dengan konsep tematik yang mengangkat perjalanan sejarah Jawa Timur dari masa ke masa. Sepanjang rute, peserta akan melewati lima zona tematik yang menampilkan kisah perjuangan dan budaya Jatim:
Zona 1: Masa Kerajaan Majapahit
Zona 2: Periode pra-kemerdekaan
Zona 3: Episentrum kemerdekaan Indonesia
Zona 4: Era pascakemerdekaan
Zona 5: Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara
“Kami ingin peserta tidak sekadar berjalan dalam keheningan, tetapi juga menikmati perjalanan edukatif. Ada literasi sejarah dan budaya Jatim yang bisa menarik wisatawan, bukan hanya pecinta olahraga,” ujar Hadi.
Target 8.000 Peserta
Dengan konsep baru yang lebih interaktif, Hadi optimistis GMS 2025 akan diikuti lebih banyak peserta dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu jumlah peserta mencapai 4.340 orang, meningkat dibanding 2023. Tahun ini kami berharap bisa menembus 5.000 hingga 8.000 peserta,” pungkasnya.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan